Sabtu, 17 November 2018 08:57 WIB
pmk

Jakarta Raya

Layanan Klaim JHT Sidik Jari Cegah Kecurangan

Redaktur:

DOORPRIZE- Perayaan Hari Pelanggan Nasional (HPN), di Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Slipi, Jakarta, (4/9/2018)

INDOPOS.CO.ID - Layanan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) sidik jari berjalan tiga bulan di Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta, Slipi, Jakarta Barat. Dari evaluasi sementara layanan verifikasi berbasis teknologi biometrik ini direkomendasikan untuk diterapkan secara umum.

”Sebagai salah satu Kantor Cabang uji coba sistem ini, saya sangat berharap aplikasi ini segera diimplementasikan kepada seluruh kantor pelayanan BPJS Ketenagakerjaan di Indonesia. Layana ini masih diuji cobakan sekitar enam atau tujuh kantor cabang yang tingkat kunjungannya tinggi,” ujar Kepala Kantor Cabang (Kakacab) BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Slipi Tidar Yanto Haroen, di sela-sela perayaan Hari Pelanggan Nasional (HPN), di Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Slipi, Jakarta, (4/9/2018).

HPN tersebut mengusung semangat Asian Games 2018. Seluruh karyawan mengenakan pakaian olahraga berupa jersey sepak bola. Menurut Tidar, perangkat layanan sidik jari ditempatkan paling depan. Proses layanan ini begitu mudah. Peserta datang cukup memindai KTP elektronik maka akan mucul verifikasi kepemilikan KTP.

”Kemudian peserta menempel sidik jari jempol dan telunjuk akan muncul data-data kepesertaannya. Mulai data perusahaan, data tanggal lahir, nomor peserta, jumlah upah yang dilaporkan dsb,” ungkap Tidar yang didampingi oleh Kepala Bidang Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Slipi, Royyan Huda. Proses verifikasi akan selesai saat itu juga dan peserta bisa berlanjut pada layanan pencairan klaim JHT.

”Kami juga perkenalkan layanan finger print (sidik jari) kepada peserta di hari peringatan HPN ini,” ucapnya. Selain efisien waktu, menurut Tidar, sistem ini cukup efektif untuk mencegah kecurangan (fraud) penggunaaan dokumen abal-abal.  

Sistem verifikasi biometrik ini terkoneksi dengan sistem data kependudukan di Kemendegri dan sistem data di BPJS Ketenagakerjaan.”Dengan hasil verifikasi real time, sehingga kalau ada kecurangan dokumen akan langsung ketahuan. Maka sistem ini efektif mencegah percobaan kecurangan dokumen pendukung pada saat proses klaim,” cetus Tidar.(dni)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bpjs-ketenagakerjaan 

Berita Terkait

IKLAN