Rabu, 21 November 2018 09:41 WIB
pmk

Nasional

Suap PLTU Riau-1: KPK Gali Infromasi Aliran ke Musnaslub Lewat Dirut PT. Samantaka

Redaktur: Redjo Prahananda

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah

INDOPOS.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap satu saksi untuk tersangka Johannes B. Kotjo (JBK) dan Idrus Marham (IM) .

KPK telah menetapkan mereka berdua sebagai kasus suap kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1. Juru Bicara KPK, Febri Diansyah menjelaskan untuk kesaksian kali, tersangka Idrus Marham (IM) KPK telah melakukan pemeriksaan terhadap Direktur Utama PT. Samantaka Batubara.

“Tersangka IM, KPK memeriksa Direktur Utama PT. Samanyaka Batubara, Sujono Hadi Sudarno dan Tenaga Ahli DPR, Tahta Maharaya,”kata Febri Diansyah, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (4/9/2018).

“Sujono diperiksa kapasitas sebagai saksi, KPK butuh konfirmasi saksi tentang jabatannya selaku Direktur utama PT. Samantaka, dalam hubungan dengan Partai Golkar dan pengetahuan tentang aliran dana terkait proyek PLTU Riau-1,”tutur Febri.

Namun, untuk tersangka Johannes B Kotjo (JBK), KPK telah memeriksa Karyawan BUMN, Direktur Pengembangan dan Niaga PT. Pembangkit Jawa-Bali (PT. PJB), Henky Heru Basudewo.

“Terkait saksi untuk tersangka JBK, KPk mengkonfirmasi saksi terkait dengan peran PT. PJB dalam pembangunan PLTU Riau-1,” papar Febri mengakhiri. (cr-1)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kasus-korupsi-pltu-riau #kpk #korupsi 

Berita Terkait

IKLAN