Senin, 19 November 2018 12:32 WIB
pmk

Banten Raya

Gubernur Banten Dukung Pemecatan ASN Koruptor, tapi...

Redaktur:

Gubernur Banten, Wahidin Halim dalam sebuah kunjungan kerja. Foto: Yasril/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menargetkan memecat 2.357 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat korupsi karena dianggap membebankan keuangan negara. Namun pemecatan tersebut harus sudah berkekuatan hukum tetap.

"Kita tidak bisa sekonyong konyong memberhentikan ASN yang diduga terlibat korupsi," ujar Gubernur Banten Wahidin Halim kepada INDOPOS,Rabu (5/9/2018).

Kendati demikian, katanya, pemberhentian ASN yang diduga terlibat korupsi harus sudah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah.

"Kalau sudah inkrah pasti akan kita pecat," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, sejumlah ASN.di Banten yang diduga terlibat korupsi hibgga kini belum dipecat oleh Gubernur, termasuk kepala dinas Kesehatan drg Sigit Wardojo dan seorang ASN di RSUD Banten yang terlibat kasus korupsi pengadaan genset tahun 2015 lalu dan kini ditahan oleh Kejaksaan Tinggi Banten di Rutan Serang dan Rutan Pandeglang. (yas)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #gubernur-banten-wahidin-halim #pecat-asn-nakal #banten-raya 

Berita Terkait

Gubernur Minta ASN yang Malas Mundur

Banten Raya

WH : Santri Harus Tiru Perjuangan Para Kiai

Banten Raya

Gubernur : Penolak Revitalisasi Gagal Paham

Banten Raya

Gubernur Akan Sentil Pengelola Wisata Nakal

Banten Raya

IKLAN