Minggu, 23 September 2018 09:32 WIB
pmk

Nasional

200 Pemuda Aceh Dilantik jadi Duta Anti Narkoba

Redaktur: Redjo Prahananda

Pelantikan kader inti Pemuda Anti Narkoba 2018 di Banda Aceh, Senin (3/8/2018).

INDOPOS.CO.ID - Sebanyak 200 pemuda Aceh dilantik menjadi kader inti Pemuda Anti Narkoba 2018 di Banda Aceh, Senin (3/8/2018). Para pemuda itu berasal dari lima wilayah kabupaten di yakni Banda Aceh, Aceh Jaya, Pidie, Pidie Jaya, dan Bireun akan menjadi duta anti narkoba di daerahnya masing-masing.

Pemuda Anti Narkoba 2018 merupakan salah satu program yang diusung Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Bekerjasama dengan beberapa lembaga seperti Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) pusat dan provinsi (BNNP).

Aceh menjadi satu dari tiga wilayah yang dipilih menjalani program tersebut, selain DKI Jakarta dan Bali. Daerah ini dinilai menjadi salah satu titik rawan penyalahgunaan narkoba terbesar di Indonesia, sehingga perlu diberantas, salah satunya dengan menempatkan kader Pemuda Anti Narkoba.

"Yang hari ini kita laksanakan di Aceh, ada pemuda dari lima kabupaten berjumlah 40 orang per kabupaten. 200 kader inti Pemuda Anti Narkoba ini, tiap pesertanya diharapkan bisa merekrut 10 pemuda di daerahnya untuk berpartisipasi aktif dalam pencegahan narkoba," kata Asisten Deputi Peningkatan Pemuda Kemenpora Drs. Arifin. Mm, melalui pesan tertulisnya kepada INDOPOS, Rabu (5/8/2018).

"Ini sudah tahun ketiga. Jawa sudah selesai semua, sulawesi Selatan dan Banten sudah. Ada 10 provinsi. Tahun ini Aceh, Jakarta dan Bali menjadi provinsi prioritas. Ketiga daerah tersebut dinilai sebagai daerah rawan penyalahgunaan narkoba. Kita tahu Aceh ini narkobanya masih rawan walau sudah bagus penanganannya seperti Bali," sambungnya.

Sementara, Kadispora Provinsi Aceh, Darmansyah menyambut baik program yang singgah di daerahnya. Pasalnya Aceh merupakan salah satu wilayah penghasil narkotika jenis ganja terbesar di Indonesia.

"Saya mengucapkan terima kasih banyak atas nama pemerintahan Aceh, yang telah memilih Aceh menjadi salah satu tempat pemberian pelatihan Pemuda Anti Narkoba ini. Ini menjadi tugas saya, dan saya bersyukur atas bantuan dari pusat karena bisa meringankan beban kami," tutur Darmansyah. (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #duta-anti-narkoba #kemenpora-ri #drs-arifin-mm #pemuda-anti-narkoba 

Berita Terkait

IKLAN