Rabu, 19 September 2018 10:39 WIB
pmk

Nasional

Bawaslu Minta KPU Cermati Daftar Pemilih Tambahan

Redaktur: Redjo Prahananda

Ketua Bawaslu Abhan. Foto : Dok. INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Bawaslu menemukan potensi pemilih masuk dalam kategori Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).

Pemilih tersebut antara lain terdapat di 460 lembaga pemasyarakatan (LP) dan rumah tahanan (rutan), 2.641 rumah sakit, 1.720 panti sosial, dan 2.934 perguruan tinggi.

Ketua Bawaslu Abhan, meminta KPU menyiapkan skema pelayanan dan pemenuhan hak pilih pada pemilih-pemilih tersebut.

“Kami merekomedasikan KPU untuk memastikan pemilih di tempat-tempat tersebut terdaftar di DPTb, mendapatkan informasi memadai tentang tata cara pindah memilih, dan memastikan logistik pemungutan suara," ucap Abhan di Kantor KPU jalan Imam Bonjol Menteng Jakarta, Rabu (5/9/2018).

Selain itu, lembaga pengawas pemilu ini meminta KPU melakukan pencermatan terhadap jenis disabilitas di DPT untuk menjamin aksesbilitas dalam melayani pemilih disabilitas.

Sebab, kata Abhan, berdasarkan data yang dihimpun pengawas pemilu dan KPU Kabupaten/Kota, ditemukan data pemilih disabilitas sebanyak 270.806 (0,1 persen) dari DPT. Menurut dia, merujuk data BPS tahun 2017, jumlah tersebut jauh lebih sedikit dibandingkan dengan data angka rata-rata penduduk disabilitas nasional (12 persen).

"Kami memahami,  mungkin saja ada perbedaan antara data angka rata-rata penduduk disabilitas nasional dengan data faktual pemilih disabilitas. Namun selisih hingga lebih dari 10 persen dinilai terlalu besar. Jumlah pemilih lebih dari 50 persen jumlah penduduk," papar Abhan.

Lebih jauh lagi, Bawaslu menghimpun data bahwa sebanyak 2.618.034 orang penduduk belum melakukan perekaman KTP-elektronik. Data tersebut berpotensi masuk dalam kategori sebagai Daftar Pemilih Khusus (DPK).

"Kami meminta KPU segera berkoordinasi Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) untuk menuntaskan perekaman KTP elektronik agar hak pilih pemilih  bersangkutan tetap dapat terakomodasi," tukas Abhan. (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bawaslu #kpu #pemilu-2019 

Berita Terkait

IKLAN