Sabtu, 22 September 2018 04:43 WIB
pmk

Megapolitan

Ancaman Serius Pemkot Bekasi untuk ASN Koruptor

Redaktur: Redjo Prahananda

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID- Pemerintah Kota dan Kabupaten Bekasi menegaskan bakal menindak tegas sejumlah aparatur sipil negara (ASN) terlibat kasus korupsi.

Mulai pencopotan jabatan sampai berujung rekomendasi pemecatan. Pemkot dan Pemkab Bekasi bahkan sudah pernah menerapkan sanksi ini bagi ASN nakal.

“Kalau di Kota Bekasi tahun 2016 lalu,  empat pejabat kami copot  karena telibat tindak pidana korupsi," kata Asisten Daerah III bidang administrasi, pada Pemerintah Kota Bekasi, Dadang Hidayat, Rabu (5/9).

Dadang mengaku, tindakan sanksi berat itu sudah sesuai dengan UU No 5 tahun 2014 tentang aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam aturan itu, disebutkan kalau PNS terlibat kasus pidana sampai tindak pidana korupsi dan telah memiliki kekuatan hukum tetap, maka dipastikan bakal dicopot dari jabatan sekarang.

“Mereka divonis bersalah dengan masa hukuman penjara dua tahun maka langsung direkomendasikan untuk dipecat," imbuh dia menambahkan.

Empat pejabat itu antara lain, Lurah Kalibaru, Kecamatan Medansatria ZA. Dia dicopot, lantaran terbukti terbukti menjadi perantara  mendapatkan keuntungan pribadi. 

Lurah Jatikramat, Kecamatan Jatiasih  dengan inisial HR kehilangan status ASN karena  melanggar kode etik pegawai.

Nasib serupa menimpa pKepala Seksi Pos pada Dinas Perhubungan Kota Bekasi RR atas pelanggaran kode etik pegawai. Dan satu orang staf berinisial UM karena sering bolos kerja.

Dadang menjelaskan, untuk pemberhentian sebagai Pegawai Negeri Sipil, maka keputusan tersebut di Badan Kepegawaian Negara.

Pemerintah daerah  mencabut jabatan setelah resmi bersalah. "Proses pemberhentian BKN mengacu surat rekomendasi dari majelis etik dari tempat dia bekerja," imbuh dia. (dny)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pemkot-bekasi #korupsi 

Berita Terkait

IKLAN