Minggu, 23 September 2018 09:30 WIB
pmk

Internasional

Prancis Bebas Gawai di Tahun Ajaran Baru

Redaktur:

Presiden Prancis Emmanuel Macron sibuk dengan gawainya. MASHABLE.COM

INDOPOS.CO.ID – Prancis memulai tahun pelajaran baru kemarin. Sesuai janjinya, Presiden Emmanuel Macron memberlakukan larangan menggunakan gawai di sekolah. Tidak ada smartphone atau tablet selama kegiatan belajar-mengajar berlangsung. Jika melanggar, siswa bisa dikenai sanksi. Bahkan denda.

Macron tidak melewatkan begitu saja momen penting tersebut. Bersama para pejabat pemerintahannya, pemimpin 41 tahun itu menjalani hari pertama sekolah di Kota Laval, Provinsi Pays de la Loire. Dia berkunjung ke kompleks sekolah Jules-Renard bersama Menteri Pendidikan Jean-Michel Blanquer.

’’Kita semua tahu bahwa hari ini ada fenomena baru di sekolah. Kampanye memerangi kecanduan siswa pada layar telepon genggam,’’ kata Blanquer dalam wawancara dengan stasiun televisi berbahasa Prancis BFMTV. Dia mengatakan bahwa kebijakan itu diterapkan demi masa depan Prancis, demi generasi muda.

’’Pemerintah berkewajiban melindungi anak-anak dan remaja. Itu fungsi utama pendidikan. Kini kami punya regulasi yang memayunginya,’’ lanjut Blanquer. Kemarin Macron berkeliling sekolah berasrama tersebut. Dia meninjau kelas, kantin, sampai kantor guru. Beberapa siswa yang berpapasan dengannya pun sempat menanyai suami Brigitte itu tentang profesinya sebagai presiden. Menyenangkan atau tidak?

’’Yang jelas, (menjadi presiden) adalah suatu kehormatan. Ada hari-hari yang mudah, ada juga hari yang sulit,’’ kata Macron sebagaimana dilansir Ouest France. Sistem pendidikan setelah libur musim panas kali ini memang mendapat banyak perhatian publik. Larangan tersebut diwajibkan untuk siswa sekolah dasar dan sekolah menengah. Sementara itu, SMA diberi hak untuk menerapkannya kepada siswa jika merasa diperlukan.

’’Terbuka pada teknologi masa depan tidak berarti menerima semua kegunaannya,’’ ujar Blanquer kepada Channel News Asia. Dia menegaskan, aturan tersebut bisa mengurangi ketergantungan anak terhadap ponsel pintar. Juga, menghindarkan mereka dari konten-konten berbahaya. (bil/c15/hep/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pendidikan 

Berita Terkait

Berbagi Petualangan Lewat Buku

Lifestyle

Ashanty Lulus Cumlaude

Indotainment

IKLAN