Senin, 17 Desember 2018 03:09 WIB

Jakarta Raya

Usai Dibatalkan, Pemprov DKI Ingin Bangun Shelter Bukit Duri

Redaktur:

Sekertaris Daerah (Sekda) Pemprov DKI Saefullah.

INDOPOS.CO.ID – Setelah sehari sebelumnya Pemprov DKI Jakarta mencoret anggaran pembangunan shelter sebesar Rp 5,98 miliar dalam APBD-P DKI 2018. Kini, Pemprov DKI berupaya mencari lahan untuk pembangunan shelter warga Bukit Duri, Jakarta Selatan.

“ Kami mengincar Wisma Ciliwung dan lahan milik Kementerian Keuangan,” ujar Sekertaris Daerah (Sekda) Pemprov DKI Saefullah di Jakarta, Rabu (5/9/2018).

Untuk mendapatkan lahan tersebut, menurutnya Pemprov DKI melalui Walikota Jakarta Selatan kini tengah melakukan pengecekan.

“ Saya sudah tugaskan Pak Marullah (Walikota Jakarta Selatan Marullah Matali) untuk mengecek legalitas Wisma. Karena, kita bisa bayar kalau hak atas dasar tanah tersebut benar,” terangnya.

Saefullah menyebutkan, untuk legalitas tanah Wisma Ciliwung pun tengah dipastikan. Pasalnya, dari sumber pemilik lahan tersebut tidak memiliki sertifikat. Kepemilikan lahan baru dibuktikan dengan bukti pembayaran PBB.

“ Pak Wali saya minta koordinasi, panggil pemilik lahan itu dengan BPN Jakarta Selatan untuk dibantu proses supaya status tanahnya ini jelas. Kalau sudah jelas, nanti kita anggarkan di DKI,” terangnya.

Perlu diketahui, pembangunan shelter diperuntukkan warga yang terdampak pembangunan kampung susun manusia Bukit Duri. Program ini menjadi jargon Anies Baswedan saat Pilkada 2017 lalu.(nas)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pemprov-dki-ingin-bangun-shelter-bukit-duri #pemprov-dki 

Berita Terkait

Terbitkan KLJ, KJP Plus, dan KP

Jakarta Raya

Jakarta Siap Menjadi Pusat Kebudayaan Asia

Jakarta Raya

Rumah Aman Tangani Perempuan dan Anak Korban Kekerasan

Jakarta Raya

PWI dan Pemrov DKI Apresiasi Karya Jurnalistik

Jakarta Raya

Pemprov Diminta Perbaiki Layanan Kesehatan

Jakarta Raya

Belasan Reklame Liar Diturunkan Sukarela

Jakarta Raya

IKLAN