Jakarta Raya

Usai Dibatalkan, Pemprov DKI Ingin Bangun Shelter Bukit Duri

Redaktur:
Usai Dibatalkan, Pemprov DKI Ingin Bangun Shelter Bukit Duri - Jakarta Raya

Sekertaris Daerah (Sekda) Pemprov DKI Saefullah.

INDOPOS.CO.ID – Setelah sehari sebelumnya Pemprov DKI Jakarta mencoret anggaran pembangunan shelter sebesar Rp 5,98 miliar dalam APBD-P DKI 2018. Kini, Pemprov DKI berupaya mencari lahan untuk pembangunan shelter warga Bukit Duri, Jakarta Selatan.

“ Kami mengincar Wisma Ciliwung dan lahan milik Kementerian Keuangan,” ujar Sekertaris Daerah (Sekda) Pemprov DKI Saefullah di Jakarta, Rabu (5/9/2018).

Untuk mendapatkan lahan tersebut, menurutnya Pemprov DKI melalui Walikota Jakarta Selatan kini tengah melakukan pengecekan.

“ Saya sudah tugaskan Pak Marullah (Walikota Jakarta Selatan Marullah Matali) untuk mengecek legalitas Wisma. Karena, kita bisa bayar kalau hak atas dasar tanah tersebut benar,” terangnya.

Saefullah menyebutkan, untuk legalitas tanah Wisma Ciliwung pun tengah dipastikan. Pasalnya, dari sumber pemilik lahan tersebut tidak memiliki sertifikat. Kepemilikan lahan baru dibuktikan dengan bukti pembayaran PBB.

“ Pak Wali saya minta koordinasi, panggil pemilik lahan itu dengan BPN Jakarta Selatan untuk dibantu proses supaya status tanahnya ini jelas. Kalau sudah jelas, nanti kita anggarkan di DKI,” terangnya.

Perlu diketahui, pembangunan shelter diperuntukkan warga yang terdampak pembangunan kampung susun manusia Bukit Duri. Program ini menjadi jargon Anies Baswedan saat Pilkada 2017 lalu.(nas)

Berita Terkait

Megapolitan / Evaluasi Fogging Serentak

Megapolitan / Satu Lagi Caleg Berpotensi Terancam Dicoret

Megapolitan / Tempel Foto Provokator Tawuran

Megapolitan / Nuansa Politis, Kekosongan Kursi Wagub DKI

Megapolitan / Lelang Jabatan Beraroma Konspirasi

Megapolitan / Rp 4 Miliar untuk Bangunan Liar Yang Melanggar


Baca Juga !.