Senin, 19 November 2018 12:33 WIB
pmk

Nasional

Mendagri Bakal Gelar Rakor soal ASN Koruptor

Redaktur: Redjo Prahananda

Menteri Dalam Negeri, Tjahtjo Kumolo

INDOPOS.CO.ID - Menteri Dalam Negeri, Tjahtjo Kumolo angkat bicara soal Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus tersangka korupsi namun masih menerima gaji.

Tjahtjo menegaskan, bakal segera menggelar Rakor (Rapat Kordinasi) dalam waktu dekat setelah mengetahui masalah tersebut belakangan ini. Padahal, suah sekitar 2000 ASN sudah berstatus terpidana korupsi tapi masih aktif sebagai pegawai negeri.

“Justru, saya baru mengetahu (ASN Koruptor masih terima gaji). 2000 lebih ASN dengan status koruptor masih menerima gaji. Target BKN, akhir tahun ini selesai,” ungkap Mendagri sekaligus politisi PDI-P ini.

“Tadi saya sudah bertemu dengan Menpan RB secara singkat dan nanti rakor suatu hari, dengan atensi Mendagri, BKN, dan KPK,” kata Tjahtjo Kumolo usai mengunjungi KPK, Jakarta, Rabu (5/9/2018).

Mengenai estimasi kerugian Negara, Tjahtjo mengatakan, “Saya belum mengetahui.”

Tjahtjo belum mengambail sikap mengenai 2000 ASN tersandung kasus korupsi dan memiliki status hukum tetap (Inkracht) . Termasuk, langkah ke depan memecat mereka atau tidak.

“Justru 2000 itu sudah Inkracht, . Kalau belum Inkracht belum bisa kami bahas. Kecuali sudah inkracht. BKN memegang semua data,”imbuh dia.

“Segera mungkin, kami bakal membahas kebijakan khusus untuk ASN tersebut dengan Menpan-RB dan BKN. Karena mereka pegang data,” ucap Tjahjo menambahkan. (cr-1)


TOPIK BERITA TERKAIT: #tjahtjo-kumolo #mendagri-bakal-gelar-rakor #asn-koruptor-masih-terima-gaji 

Berita Terkait

IKLAN