Rabu, 21 November 2018 05:50 WIB
pmk

Jakarta Raya

Penggunaan Air Tanah Gedung-Gedung akan Dikonversi

Redaktur:

Dirut PAM Jaya Prayitno Bambang Hernowo. Foto: Heryanto/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - PAM Jaya akan melakukan edukasi pada warga Jakarta akan kualitas air tanah. Karena kualitas air tanah 10 tahun dipastikan berbeda dengan hari ini. Program ini mengacu pada asumsi pelanggan baru sebesar 3 persen tahun depan. Asumsi ini termasuk pelanggan dari gedung-gedung, seperti mal, apartemen, dan hotel di Jakarta.

Direktur Utama PAM Jaya Priyatno Bambang Hernowo mengatakan, sebenarnya untuk menyasar pelanggan dari gedung-gedung itu sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya. Mengingat dampak penggunaan dari air tanah oleh pihak-pihak gedung, sebut Hernowo, membuat permukaan tanah jadi turun.

“Ini sudah pernah ada tim gabungan, termasuk anggotanya PAM Jaya dan BPLHD. Yang tugasnya kemudian memeriksa gedung-gedung di area Thamrin dan Soedirman bahkan sampai di kawasan industri JIET terkait penggunaan air tanah ini. Jadi bukan lagi PAM Jaya, tapi semua SKPD yang terkait dengan penggunaan air tanah dan bendungan ,” ujar Hernowo di sela acara PAM Jaya Media Day di Belitung, Bangka Belitung, Rabu malam (5/9).

Itu dalam rangka supaya tidak massif ekstraksi air tanah oleh gedung-gedung, lanjut Hernowo, di mana ada penurunan air tanah dan permukaan tanah. “Tim gabungan ini memang akan menyasar ke situ dalam jangka panjangnya. Sedangkan jangka pendeknya, kami akan mengkonversi penggunaan dari air tanah ke air minum pipa PAM,” ungkapnya direktur utama PAM Jaya yang baru menjabat sebulan ini.

Diakuinya, PAM Jaya kemudian bertanggungjawab dalam menyediakan airnya. “Soalnya kalau mereka mengkonversi, tapi tidak ada air minum kepipaannya, mereka pasti akan balik lagi menggunakan air tanah. Untuk itu, kita memastikan bahwa PAM Jaya ready di semua area kawasan tadi,” ujarnya.

Untuk bisa mendeliveri cakupan layanan pelanggan itu, kata Hernowo, tentu diperlukan pembangunan Spam (Sistem Penyediaan Air Minum). Maka itu, perusahaan pelat merah daerah DKI Jakarta ini telah merencanakan pembangunan Spam di Kali Pesanggrahan dan Kali Ciliwung di 2019. Dari sini ditaksir dapat 950 liter air per detik.

Untuk membiayai pembangunan Spam ini, PAM Jaya telah mengajukan proposal APBD Perubahan di 2018. Dari hasil pembangunan spam ini, pelanggan baru yang bisa diraih sebanyak 64 ribu pelanggan. “Kami sudah mengajukan proposal penyertaan modal daerah atau PMD sebesar Rp 1,2 triliun, pada anggaran perubahan 2018 untuk membiaya pembangunan spam di Kali Ciliwung dan Kali Pesanggrahan di 2019 nanti,” ujarnya.

Pelanggan baru itu, rinci dia, tentu yang di sekitar Ciliwung, seperti kelurahan Pasar Minggu, Kalibata, Rawajati dan Tanjung Barat. Sedangkan dari kali Pesanggrahan ada di area kelurahana Lebak Bulus, Bintaro, Grogol Utara, KebayoranLlama, dan Petukangan.
Senior Manager Teknik dan Pelayanan PAM Jaya Elly Dermawati menilai,sebenarnya permintaan tersebut tidak banyak. Elly membandingkan dengan permintaan PMD sebelumnya. “Saat ini, PAM Jaya dapat PMD Rp 300 miliar untuk jaringan IPA (Instalasi Pengolahan Air) Hutan Kota ini. Dan masih ada tahap kedua lagi proses pengusulan Rp 150 miliar. Ini sasarannya adalah semua masyarakat berpenghasilan rendah," ujar Elly di tempat yang sama.

Dengan total suntikan dana Rp 450 miliar itu, sebut Elly, PAM Jaya baru bisa menaikan cakupan air ke Jakarta sebanyak 2 persen. Adapun saat ini baru 60 persen wilayah Jakarta yang mendapatkan akses air bersih. PAM Jaya ingin meningkatkan cakupan itu agar semua warga bisa mendapatkan akses air bersih. Dengan kondisi ini, dia menilai PMD sebesar Rp 1,2 triliun tidak bisa dibilang fantastis. "Jadi, kalau kita di posisi 60 persen, untuk menaikannya ke 62 persen saja butuh segitu besarnya. Jadi, bisa dibantu kalau Rp 1,2 triliun itu sebenarnya kecil," pungkasnya. (ers)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #pam-jaya #priyatno-bambang-hernowo #penggunaan-air-tanah 

Berita Terkait

Ada Kran Air Siap Minum di Museum Nasional

Jakarta Raya

Air PDAM Masih Mampet? Tenang, Mulai Normal Bertahap

Jakarta Raya

Kampung Akuarium Bakal Dialiri Air Bersih

Jakarta Raya

IKLAN