Selasa, 25 September 2018 12:38 WIB
pmk

Nasional

Ceramah UAS Dilarang, Alam Demokrasi Telah Rusak

Redaktur: Redjo Prahananda

Ustadz Abdul Somad.

INDOPOS.CO.ID - Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) prihatin dengan penolakan terhadap ceramah Ustadz Abdul Somad (UAS) di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Larangan terhadap aktifitas dakwah merupakan bentuk perlawanan terhadap alam demokrasi dianut bangsa ini.

Ketua Umum GPA, Wizdan Fauran Lubis menilai isi ceramah UAS tidak pernah keluar dari sumber ajaran Islam dan selalu mengajak kepada kebenaran.

"Alasan penolakan terkesan dipaksakan sebab tidak melihat ada isi ceramah UAS yang bisa membahayakan pemahaman ummat apa lagi mengajak kepada perpecahan bangsa ini," ujar dia dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (5/9/2018).

Wizdan menegaskan, sudah menjadi tugas UAS untuk berbicara kebenaran dalam presfektif naskah-naskah agama. Bila muncul pihak-pihak kurang sepaham dengan isi ceramah dai kondang tersebut harusnya tidak boleh serta merta melarang kehadiran UAS untuk berdakwah. “Apalagi, lagi UAS diundang oleh masyarakat setempat," cetus dia.

Wizdan menambahkan, masalah inimenjadi anomali ketika bangsa dengan menganut demokrasi ini melanggar esensi sebuah demokrasi.

"PP GP Al Washliyah mengimbau semua pihak untuk dapat lebih dewasa melihat semua perbedaan sehingga bangsa ini memang bangsa besar dan menjunjung tinggi perbedaan sebagai sebuah realita.” (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #ustadz-abdul-somad #gerakan-pemuda-al-washliyah #wizdan-fauran-lubis 

Berita Terkait

UAS Batalkan Ceramah, Ini Kata NU-Muhammadiyah

Headline

Gubernur Siap Sambut Ustadz Abdul Somad di Banten

Banten Raya

GP Ansor: UAS Diboncengi Massa Eks HTI

Nasional

UAS Merasa Dintimidasi, Polisi Belum Terima Laporan

Nasional

UAS Menolak, Parpol Mendukung

Headline

UAS Menolak, Rekomendasi Ulama Tetap Sama

Politik

IKLAN