Selasa, 13 November 2018 02:16 WIB
pmk

makanmakan

Tino’s Coffee and Resto, Kedai Kopi yang Merangkap Restoran

Redaktur:

GANDA: Tino’s Coffee and Resto, warung yang berfungsi ganda sebagai tempat ngopi dan makan, lantaran wisatawan asing lebih suka nongkrong di tempat ini. (ISTIMEWA)

INDOPOS.CO.ID - Tino’s Coffee and Resto di Jalan Siligita No 33 Nusa Dua, salah satu kedai kopi sekaligus restoran yang menyajikan beragam jenis menu makanan lokal dengan harga  terjangkau. 

Pemilik Tino’s Coffee and Resto Putu Tinong Maharde, mengatakan, konsep awal dari Tino’s Coffee and Resto adalah warung makan yang menyajikan beragam jenis menu makanan Nusantara yang ditunjukan untuk melayani pasar wisatawan lokal atau masyarakat lokal yang datang ke Nusa Dua. Namun, seiring waktu bergulir, ternyata warung makan ini lebih diminati wisatawan asing yang datang ke Nusa Dua.

Karena menyediakan beragam jenis menu makanan khas Indonesia, maka destinasi kuliner inipun, lanjut Tinong, bukanlah restoran, tetapi lebih pada konsep warung makan terbuka dengan meja dan kursi kayu yang ditempatkan di areal outdoor dan indoor. Sehingga menjadikan rumah makan ini tetap nyaman, meskipun terletak di pinggir jalan utama yang padat. Apalagi di bagian belakang restoran merupakan kebun yang asri dengan tanaman merambat, sehingga sangat tepat untuk tempat bersantai di siang hari.

Bagi pelanggan yang datang pun bisa memilih beberapa spot untuk bersantai. Selain di areal kebun belakang atau di areal outdoor di bagian depan, pelanggan yang ingin minum kopi bisa bersantai di container bar yang tersedia. Jadi,   bisa melihat langsung minuman yang diracik disamping bisa ngobrol santai dengan Barista.

Selain suasana yang nyaman , restoran ini  diminati  wisatawan asing  karena harga makanan yang terjangkau, mulai dari Rp 10 ribu sampai dengan Rp 45 ribu per porsi dengan jenis menu makanan yang cukup beragam. “Jenis menu yang disajikan adalah menu masakan Indonesia dengan citarasa khas Nusantara,” lanjut Tinong kepada Bali Express (INDOPOS Group) pekan kemarin.

Salah satu menu makanan yang menjadi favoritnya adalah Ayam Bakar Madu. Menu ayam bakar ini merupakan adaptasi dari menu ayam bakar pada umumnya, yang membedakan adalah digunakannya madu sebagai bumbu oles pada daging ayam ketika dibakar.
Penggunaan madu ini, selain untuk menambah citarasa manis yang menyegarkan,  juga berfungsi sebagai pengganti kecap manis dan  membuat daging tetap empuk. “Selain menggunakan madu sebagai salah satu bahan untuk bumbu olesannya, ayam bakar ini juga menggunakan beragam jenis rempah-rempah khas Indonesia, sehingga citarasa yang dihasilkan adalah perpaduan rasa manis dan gurih yang nikmat,” ungkapnya.

Menu selanjutnya yang juga menjadi salah satu menu favorit, tentu saja kopi. Di restoran ini ada beragam jenis olahan kopi yang disajikan oleh Tino’s Coffee and Resto. Meskipun olahan kopi yang disajikan adalah jenis kopi kekinian, namun untuk coffee base yang digunakan di Tino’s Coffee and Resto adalah kopi lokal.

Kenapa kopi lokal? “Karena citarasa kopi lokal tidak kalah dengan kopi impor. Selain itu, varian rasa yang dimiliki oleh kopi Indonesia sangat beragam dan citarasa yang dihasilkan oleh kopi Nusantara ini juga sangat unik,” terangnya. 

Selain alasan tersebut, Tinong mengaku lebih memilih menggunakan kopi Nusantara karena wisatawan asing yang datang  lebih tertarik untuk menikmati kopi lokal jika dibandingkan dengan kopi impor.

Untuk saat ini, jenis kopi yang digunakannya adalah jenis kopi Arabika premium yang dihasilkan dari perkebunan kopi di kawasan Kintamani dan beberapa varian kopi dari luar Bali seperti Arabika Gayo dan Kopi Toraja. (bx/gek/rin/yes/JPR)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #kuliner #indoposmakan-makan 

Berita Terkait

Menu Tradisional di Hotel Berbintang

makanmakan

Mereguk Khasnya Citarasa Teh Specialty

Jakarta Raya

Berinovasi dengan Cokelat

makanmakan

IKLAN