Senin, 19 November 2018 04:51 WIB
pmk

Headline

KPU Mulai Sisir Dugaan Pemilih Ganda

Redaktur:

Ketua KPU Arief Budiman. Foto : Jaa Rizka Pradana / INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Ketua KPU Arief Budiman mengatakan pihaknya mulai menyisir dugaan adanya pemilih ganda sebagaimana temuan yang disampaikan Bawaslu dan partai politik. Dugaan pemilih ganda ini berjumlah 25 juta orang.

Menurutnya, bila KPU menemukan pemilih yang mempunyai status ganda atau lebih pihaknya akan melakukan pembersihan.

"Nanti dibersihkan (pemilih ganda). Pemilih ganda ini kan masukan dan catatan dari para pihak, di KPU sih kami melihat sudah tidak ada. Tapi mungkin saja ada yang luput," ujar Arief di Kompleks Parlemen RI Senayan Jakarta, Kamis (6/9/2018).

Penyisiran ini secara teknis akan dilakukan oleh KPUD kabupaten/ kota. Berdasarkan kesepakatan dalam rapat pleno rekapitulasi DPT Rabu (5/9) penyisiran akan dilakukan selama 10 hari.

Arief menjelaskan, dalam rentan waktu tersebut, pihaknya akan memproses memeriksa, mencermati serta meneliti DPT. Kata dia, semua elemen yang ada di dalam pembagian DPT akan diverifikasi seperti Nomor Induk Kependudukan berstatus ganda atau tidak, namanya sama atau tidak, alamatnya, tanggal lahir serta jenis kelamin.

"Setelah itu kita lakukan rapat (pleno) terbuka lagi untuk ditetapkan kalau memang ada perubahan," ucapnya.

Diketahui, empat sekjen parpol koalisi Prabowo - Sandiaga menemukan 25 juta pemilih ganda. Sementara Bawaslu menemukan sebanyak 131.363 pemilih. (jaa)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #kpu-ri #arief-budiman #dpt-pemilu-2019 #dpt-ganda 

Berita Terkait

KPU Perpanjang 30 Hari untuk Sempurnakan Data DPT

Politik

OSO Lawan Putusan KPU 

Politik

KPU Warning Jokowi

Politik

Prabowo - Sandi Patungan Dana Awal Kampanye Rp 2 M

Politik

IKLAN