Selasa, 13 November 2018 08:00 WIB
pmk

Fokus

Ini Tiga Penyebab Data Pemilih Ganda

Redaktur:

Anggota KPU RI Viryan Azis. Foto : Jaa Rizka Pradana / INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - KPU RI membeberkan penyebab terjadinya data ganda pemilih. Anggota KPU, Viryan Azis mengelompokkan hal ini menjadi tiga sebab.

Pertama, praktik administrasi dalam pencatatan data masyarakat masih belum sesuai dengan aturan yang berlaku. Viryan tak bisa menutup mata pada kemungkinan ini.

"Ada masyarakat yang sudah memiliki KTP elektronik di suatu tempat kemudian pindah. (Dia) mengurus data kepindahan namun mungkin ditempat asal masih ada datanya, di tempat baru ada datanya sendiri," kata dia di Kantor KPU Menteng Jakarta, Kamis (6/9/2018).

Kedua, bisa jadi perekaman e-ktp terjadi dua kali lantaran proses entri datanha belum tuntas. Kata Viryan, hal ini pun telah dibenarkan oleh Dirjen Dukcapil Kemandagri.

"Kurang tuntas itu maksudnya orangnya berbeda di pilkada dan pemilu, setelah di cek kembali orangnya berbeda," jelas Viryan.

Kemudian yang ketiga, lanjutnya, bisa jadi memang datanya ganda, dalam artian harus ada yang dicoret. (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #dpt-pemilu-2019 

Berita Terkait

Kemendagri Merasa Jadi Korban KPU

Headline

Bamsoet: KPU Harus Bersihkan DPT Fiktif

Politik

Soal DPT Ganda, KPU Bantah Pernyataan Mendagri

Politik

KPU Mulai Sisir Dugaan Pemilih Ganda

Headline

Mendagri : DPT Ganda karena Kecerobohan KPU

Headline

IKLAN