Selasa, 20 November 2018 05:35 WIB
pmk

Politik

Soal DPT Ganda, KPU Bantah Pernyataan Mendagri

Redaktur: Ali Rahman

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Anggota KPU RI Viryan Azis membantah dinilai bekerja tak maksimal sehingga mengakibatkan banyaknya data pemilih ganda. Kritikan pengelolaan DP4 kurang optimal oleh Kemendagri dijawab santai oleh Viryan.

Menurutnya, penyusunan data pemilih telah sesuai dengan Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu, di mana disitu disebutkan, penyusunan bersumber dari DPT Pemilu dan Pillkada terakhir. Data DP4 yang didapat Dirjen Dukcapil Kemendagri hanya bersifat sebagai data pertimbangan.

"Jadi mohon bisa merujuk pada regulasi yang sama (UU Pemilu) bukan berdasarkan keinginan dan kemauan masing-masing. Kita harus dengan UU dong. Kalau tidak bekerja dengan UU kan anarki," kata Viryan di Kantor KPU RI Menteng Jakarta, Kamis (6/9/2018).

Ia menerangkan bahwa dari dua data diatas, kemudian KPU melakukan sinkronisasi dalam bentuk data pemilih yang sebelumnya dilakukan kegiatan Pencocokan dan Penelitian atau Coklit.

"Di coklit itu satu tps, ada satu orang petugas bernama Pantarlih yang datang ke rumah-rumah, kemudian menempeli stiker. Coklit berlangsung satu bulan lalu dikonsolidasikan ke tingat kelurahan, kecamatan, sampai tingkat KPU kabupaten kota," urainya.

Viryan menegaskan bahwa data asli dari DP4 adalah DPT pemilu terakhir yang digunakan. Lalu KPU sendiri menggunakannya untuk pertimbangan. "Nah mempertimbangkan itu yang kami pahami dari pembahasan UU adalah mengambil pemilih pemula," tukasnya.

Sebelumnya Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut jika KPU optimal menggunakan DP4 dari Kemendagri, maka jumlah data ganda bisa ditekan.

"Penyebab munculnya data ganda dalam DPT salah satunya terjadi karena KPU tidak optimal menggunakan DP4 dari Kemendagri. Tugas utama Kemendagri dalam penyusunan daftar pemilih adalah menyediakan DP4 dan membantu KPU melakukan pemutakhiran data," kata Tjahjo dalam keterangan tertulisnya. (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #dpt-pemilu-2019 #kpu-ri #viryan-azis 

Berita Terkait

KPU Perpanjang 30 Hari untuk Sempurnakan Data DPT

Politik

OSO Lawan Putusan KPU 

Politik

KPU Warning Jokowi

Politik

Prabowo - Sandi Patungan Dana Awal Kampanye Rp 2 M

Politik

IKLAN