Sabtu, 22 September 2018 12:35 WIB
pmk

Indotainment

Dari Zero to Hero

Redaktur:

MEDIA VISIT - Empat kontestan KDI 2018, (ki-ka) Abi, Musfiqur Rahman, Delima, Mustaqur Rahman, dan Januar bertandang ke INDOPOS. (INZET) Peserta KDI membaca koran INDOPOS. DOK/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID – Empat kontestan Konser Dangdut Indonesia (KDI) 2018 terus berjuang merebut simpati dewan juri. Entah itu melalui penampilan diatas panggung hingga suara yang mengagumkan. Namun semuanya ditentukan dalam penampilan mereka di malam final.

Dari ribuan kontestan yang bertahan adalah Delima, Abi Rafdi, Janwar dan sikembar  Musfiqur Rahman dan Mustaqur Rahman. Empat orang dari berbagai kota dengan latar belakang berbeda dan belum dikenal ini terus membangakan keluarga yang telah mereka tinggalkan beberapa bulan belakangan ini.

”Aku ingin mengangkat derajat orangtua, dan pastinya ingin mengembangkan bakat. Melatih vokal dan untuk menjadi penyanyi internasional,” ujar Abi saat berkunjung ke redaksi indopos, kemarin (6/9).

Didampingi tiga kontestan lainya, pria kelahiran Ponrangae, 12 Desember 1999 terlihat begitu tenang menghadapi malam memperebutkan gelar juara KDI 2018. Baginya, kalah atau memang itu bukan persoalan. Masuk ke empat besar adalah satu kebanggan. ”Tetap  optimistis, tetap iklas. Kita menampilkan yang terbaik. Kembali ke Allah untuk merestui ini semua,” ujarnya.

Ya, empat kontestas KDI 2018 memang memiliki kemampuan yang beragam. Baik menyanyikan lagu dangdut, India, hingga pop yang memang tak ada dalam katagori penilaian di ajang KDI 2018.

Yang pasti, bagi mereka musik adalah karunia  Tuhan yang harus dikembangkan dan menjadi pelung untuk terus berkembang menjadi lebih baik dalam menentukan masa depan. ”Semua  memiliki kelebihan, kalau saya lebih menguasai barat klasik, pop, Tapi ketika saya menyanyi  dangdut, atmosfernya berbeda,” jelasnya.

Apalagi perjuangan mereka untuk masuk dalam empat besar tidaklah mudah. Mereka harus relah meneteskan air mata melihat kawan-kawannya gagal dalam ajang KDI 2018. ”Banyak baget, dari 25 orang di asrama. Kekeluarga, sudah bisa jumpa orang dari masing-masing daerah. Kalau kita kemana, kita bisa ketempatnya kayak kalimantan, tapi duka kalau teman-teman keluar jadi sedih,” timpal  Musfiqur Rahman.

Namun selama perjalanan itu pula, ilmu mereka bertambah dengan adanya karantina yang penuh dengan pelatihan vokal, koreografi dan kepribadian. Dan pada dasarnya keduapuluh lima kontestan yang berlaga di babak Kontes telah memiliki kualitas yang mumpuni. Namun selalu ada kontestan yang terjemput karena mendapatkan mendapatkan jumlah dukungan terendah melalui SMS pemirsa dan likes Instagram serta penilaian juri.

Kini empat orang kontestan ini telah menjadi hero bagi keluarganya. Dan Dukung terus kontestan favorit anda melalui SMS dengan cara ketik KDI (spasi) NAMA KONTESTAN kirim ke 95151 dan vote idolamu melalui instagram @officialmnctv. (ash/mg3)


TOPIK BERITA TERKAIT: #musik 

Berita Terkait

Awal Manggung, Syahrini Pernah Pipis di Celana

Indotainment

Cinta dan Kehidupan Jadi Inspirasi Lagu Ricky Rantung

Indotainment

Mengintip Aksi Empat Besar Besar KDI 2018

Indotainment

Gagal di Senayan, Suju Ketemu Jokowi di Korea

Indotainment

Siti Badriah Mendunia karena Syantik

Indotainment

IKLAN