Selasa, 25 September 2018 06:15 WIB
pmk

Nasional

Waspadai Peredaran Ekstasi Persegi Panjang asal Belgia

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID - Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan pemusnahan barang bukti narkoba untuk yang ke-10 kalinya, Jumat (7/9/2018). Kepala BNN RI, Irjen Pol Heru Winarko menuturkan bahwa dari kasus-kasus yang ada disita barang bukti sebanyak 2.223,4 gram, 24.819 butir ekstasi, dan bahan pembuat narkoba preskusor cair 24.814 ml, dan ganja kering sebanyak 201.760,80 gram.

"Untuk ekstasi ini dari Eropa dengan 2 tersangka dan melibatkan Napi Lapas Cipinang dengan paketan Kantor Pos di Jakarta," ujar dia.

Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari menambahkan, untuk ekstasi yang disita ini banyak berasal dari negara Perancis, Belgia dan paling besar dari Belanda. Kali ini, ekstasi tidak lagi dalam bentuk pil melainkan didesain sedemikian rupa untuk menyamarkan dan untuk mengelabui petugas. "Ekstasi persegi ini dari Belgia," ujarnya.

Banyak penyelundupan ekstasi berbahan dasar mdma/mda. Ekstasi ini ada juga yang digagalkan penyelundupannya dari Aceh dan Sumatera. Bahan dasarnya juga pentilon. "Selama ini diketahui pil ekstasi berupa tablet," ungkapnya.

Namun ekstasi dari Belgia ini berbentuk kotak persegi panjang menyerupai kertas tebal. Yang menjadi perhatian petugas, secara kuantitas peredarannya di Indonesia meningkat. Bermacam modus digunakan dengan mengubah bahan dasarnya dan bentuk desain baru ini yang menjadi kewaspadaan petugas. "Para pelaku di sini sudah 4 kali beraksi. Kita tidak berpedoman dari pengakuan sementara melainkan bukti yang lainnya," ungkap Arman.

Efeknya dari ekstasi ini menimbulkan euforia, senang, namun dapat menimbulkan kematian secara mendadak. "Untuk ekstasi persegi itu dipesan dari LP Cipinang. Ini salah satu trik mereka dalam menyelundupkan narkoba. Mereka beranggapan dengan menyelundupkan barang dalam jumlah besar itu hukumannya berat. Namun yang ditekankan di sini apakah termasuk dalam organisasi atau sindikat lah yang menentukan beratnya hukuman," tegas Arman.

Bahkan bandar ini juga menginformasikan kepada kurir-kurirnya. Dengan harapan, semisal 10 kurir yang menyelundupkan barang narkoba dan jika hanya yang tertangkap 3 kurir maka 7 kurir yang masuk dapat menutupi biaya mereka.

Dalam pemusnahan barang bukti tersebut, dilakukan pengujian sample, salah satunya barang bukti berbentuk kristal mengandung mentamfetamin. Barang bukti narkoba tersebut diuji dengan menggunakan pereaksi marki, mandelin dan simon.

Turut hadir dalam pemusnahan narkoba yaitu pihak kejaksaan negeri, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan tokoh masyarakat. (ibl)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bnn #narkoba 

Berita Terkait

Tresno Riadi Tangkal Narkoba dengan Keluarga

Indotainment

Ozzy Albar Terciduk Kantongi Ganja

Indotainment

Kota Tangerang Ranking Satu Narkoba

Banten Raya

Fachri Albar Bebas Keluar Masuk RSKO

Indotainment

Dhawiya Zaida Divonis 1,5 tahun Rehab

Indotainment

IKLAN