Kamis, 22 November 2018 06:15 WIB
pmk

Liga Indonesia

Dedik Setiawan, Pemain Arema FC yang Dipanggil Timnas Indonesia

Redaktur:

DEBUT TIMNAS - Selebrasi Dedik Setiawan (tengah) usai mencetak gol ke gawang Persela di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang (7/7).

INDOPOS.CO.ID – Arema FC memang masih terseok-seok di papan bawah Liga 1. Tapi, secara individu, kualitas sejumlah pemain Arema FC masih diakui banyak pihak. Termasuk oleh pelatih Timnas Indonesia.

Untuk kali pertama musim ini, Arema FC menempatkan empat pemainnya di Timnas. Mereka adalah Bagas Adi Nugroho (bek), Alfin Tuasalamony (bek), Hanif Sjahbandi (tengah), dan Dedik Setiawan (depan).

Keempatnya disiapkan untuk laga uji coba kontra Mauritius di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada 11 September mendatang. Pemanggilan empat nama itu membuat Arema FC menjadi klub penyumbang pemain terbanyak bagi Timnas untuk laga uji coba lawan Mauritius.

Arema FC lebih baik ketimbang Barito Putera yang menyumbangkan tiga pemain untuk timnas. Yakni, Hansamu Yama, Gavin Kwan Adsit, dan Rizky Pora.

Dipanggilnya Bagas dan Hanif tidaklah mengejutkan. Sebab, keduanya sudah menjadi bagian timnas pada Asian Games 2018 belum lama ini.

Yang menjadi kejutan adalah masuknya nama Alfin dan Dedik. Alfin memang pernah menjadi langganan Timnas. Bahkan, pernah tampil di ajang SEA Games 2013 dan Asian Games 2014. Namun, setelah mengalami kecelakaan pada April 2015, Alfin harus absen panjang. Tak hanya di level klub, tapi juga Timnas.

Sementara Dedik, ini adalah momen pertamanya mendapatkan panggilan untuk bergabung dengan Timnas. Eks penggawa Persekam Metro FC ini belum pernah sekalipun membela Timnas, termasuk Timnas kelompok usia.

Karena itu, Dedik terkejut ketika mengetahui namanya masuk daftar. ”Pagi-pagi saya kaget waktu lihat media sosial. Banyak yang nge-tag saya soal itu (pemanggilan Timnas). Setelah itu, ada telepon dari manajemen,” ujar pemain berusia 24 tahun ini.

Karena tergolong hijau untuk level Timnas, Dedik berusaha nothing to lose. ”Ya, saya tidak punya target apa-apa. Ini untuk menambah pengalaman saja. Saya hanya berusaha dengan berlatih keras,” kata dia.

Dedik boleh saja merendah. Tapi, statistik menunjukkan bahwa dia masuk jajaran striker lokal tersubur di Liga 1. Koleksi tujuh golnya hanya kalah dari Samsul Arif dan Stefano Lilipaly. Samsul dan Fano sama-sama mengoleksi 10 gol.

Bahkan, Dedik lebih baik ketimbang Boaz Solossa yang mencetak enam gol. Kebetulan, Boaz juga masuk dalam daftar pemain yang dipanggil untuk uji coba lawan Mauritius. (c2/muf/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #dedik-setiawan #arema-fc 

Berita Terkait

Menang Biar Aman

Liga Indonesia

Ibarat Melawan Arema Bayangan

Liga Indonesia

Biar Aman, Arema FC Target Finis 50 Poin

Liga Indonesia

Misi Patahkan Rekor Jago Kandang

Liga Indonesia

Degradasi Menanti Cendrawasih Jingga

Liga Indonesia

Harus Terbiasa Hadapi Tekanan

Liga Indonesia

IKLAN