Minggu, 18 November 2018 01:20 WIB
pmk

Banten Raya

Guru Ngaji Dianiaya Keponakan Sendiri

Redaktur:

DIRAWAT-Ustad Ahmad Rosadi korban pembacokan keponakannya memberikan keterangan kepada polisi dan wartawan di RSUD Tangerang, kemarin (6/9). TUMPAK M TAMPUBOLON/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Seorang guru ngaji bernama Ustad Ahmad Rosadi,38, diserang keponakannya sendiri Ardad dengan golok di Kampung Suka Damai, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Rabu (5/9) dinihari. Dia harus dirawat intensif di RSUD Tangerang karena mengalami luka bacok di bagian kepala, wajah dan tangan.

Ahmad Rosadi mengatakan, aksi keji keponakannya ini terjadi saat dirinya sedang mengajar ngaji di Pondok Pesantren Darul Itida Assalafi miliknya.

Tiba-tiba dia langsung diserang dengan golok oleh Ardad dan tak sempat menghindar, akibatnya kepala dan tangan kanan sang ustad mengalami luka bacokan.

"Pas listrik padam, tiba-tiba saya diserang pakai golok. Kebetulan saya lagi ngajar. Begitu kena di kepala, saya langsung jatuh," katanya saat dijumpai INDOPOS di RSUD Tangerang, Kamis (6/9).

Usai menganiaya dirinya, pelaku tak melarikan diri. Bahkan, tanpa perlawanan para muridnya berhasil mengamankan Ardad berikut goloknya. Dia pun dilarikan ke RSUD Tangerang. Rosadi mengaku, sebelum kejadian dia kerap menegur Ardad beberapa kali. Teguran itu dilayangkan karena kemenakannya itu selalu membawa golok.

"Saya tak tahu apa motif Ardad menyerang seperti ini. Wajar sebagai paman saya menegurnya karena sering bawa golok. Kan semua orang takut," ungkap Ahmad Rosadi.

Kasat Reskrim Polrestro Tangerang, AKBP Deddy Supriyadi menuturkan motif serangan pelaku terhadap korban dilatarbelakangi gangguan jiwa yang diidap Ardad. Hal itu mereka ketahui setelah melakukan pengumpulan keterangan dari pihak keluarga korban dan pelaku. Hal itu juga diperkuat dengan tingkah laku Ardad yang tak normal.

"Dari pihak keluarga mereka yang nyebut pelaku pernah mengalami gangguan jiwa. Tapi ini masih kami dalami. Tentunya pelaku akan kami periksa kejiwaannya ke dokter," tuturnya.

Ditambahkan, saat ini Ardad telah ditahan di Polsek Teluknaga. Peristiwa naas yang dialami guru ngaji ini sempat menghebohkan warga Kecamatan Teluknaga dan sempat diisukan macam-macam. "Tahu sendiri lah masyarakat, baru dapat informasi saja sudah menyebarluaskan dengan menambahkan isu lain. Untung personil kami cepat tanggap mengcounter isu ini," pungkasnya.(cok)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kriminal 

Berita Terkait

Preman Uzur Gagahi Siswi SMP hingga Hamil

Megapolitan

Motif Kesal Dihina, Linggis Masih Dicari

Headline

Waspada, Penculikan Modus Hipnotis Anak Marak

Megapolitan

Polisi Tangkap Jual Beli Mortir

Banten Raya

Polisi Ringkus Pengedar Sabu di Jaksel

Jakarta Raya

Jamal Tewas Ditembak Orang Misterius di Jalan STPI Curug

Banten Raya

IKLAN