Sabtu, 22 September 2018 12:41 WIB
pmk

Nasional

Pemprov Ngotot Anggaran Pendamping RW, Banggar DKI Menolak

Redaktur:

Rapat Banggar KUA-PPAS 2018 di DPRD DKI di Jakarta, Jumat (7/9/2018). Foto: Nasuha/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Pembahasan anggaran untuk pendampingan Rukun Warga (RW) pada Rapat Badan Anggaran (Banggar) DKI Jakarta berjalan alot. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI menginginkan anggaran Rp 1,6 miliar ini bisa diberikan kepada 2700 RW se-DKI Jakarta.

"Ini anggaran untuk pelatihan. LMK dan PKK bisa memberikan masukan, untuk teknis kita dampingi," ujar Sekda DKI Jakarta, Saefullah dalam rapat Badan Anggaran KUA-PPAS 2018 di DPRD DKI di Jakarta, Jumat (7/9/2018).

Usulan anggaran biaya transportasi pendamping RW hingga Musrenbang sebesar Rp 150 ribu per pendamping tersebut sudah ditolak oleh DPRD DKI. "Ini (pendampingan RW, red) belum perlu. Jadi kami menolak," tegas Anggota Banggar DKI Jakarta, William Yani.

Menurut Yani, anggaran pendampingan RW tidak bermanfaat untuk warga Jakarta. Dia mengusulkan anggaran pendampingan RW bisa dialokasikan untuk kepentingan masyarakat. "Lebih baik Rp 1,6 miliar ini untuk program kepentingan rakyat dari pada untuk pelatihan," kata legislator dari Fraksi PDIP ini. (nas)


TOPIK BERITA TERKAIT: #anggaran-pendamping-rw #pemprov-dki #rapat-banggar-kua-ppas-2018 

Berita Terkait

Genjot Minat Baca Anak

Jakarta Raya

E-Tilang, Harus Transparan dan Tidak Tebang Pilih

Jakarta Raya

Pemprov DKI Dukung Penerapan e-Tilang

Jakarta Raya

Warga Kampung Bayam Minta Perhatian Pemprov DKI

Jakarta Raya

Tindak Tegas 52 PNS Koruptor DKI, Pemprov Bantah Data BKN

Jakarta Raya

IKLAN