Rabu, 19 September 2018 06:14 WIB
pmk

Nasional

Malaysia Bantu Pemulihan Pariwisata NTB

Redaktur:

Ketua BPPD NTB Fauzan Zakaria menyerahkan cenderamata kepada Deputi Sekjen Kementerian Pelancongan Seni dan Budaya Malaysia Dato Haslina Abdul Hamid (berkerudung) di sela acara Malaysian Association of Tour and Travel Agents (MATTA) Fair 2018 di Hotel Seri Pacific Kuala Lumpur Rabu (5/9).

INDOPOS.CO.ID - Bencana gempa yang melanda NTB terutama di Lombok mendapat perhatian khusus dari pemerintah dan kalangan inudustri pariwisata di Malaysia.

Hal itu terungkap dalam pertemuan bisnis para pelaku industri pariwista internasional dalam event bergengsi Malaysian Association of Tour and Travel Agents (MATTA) Fair  2018  di Hotel Seri Pacific Kuala Lumpur Rabu, (5/9/2018)

MATTA B2B Islamic Halal Tour awal dari kegiatan MATTA  Fair yang dihelat hingga 9 September mendatang.Bahkan mereka  siap membantu pemulihan pariwisata Lombok Sumbawa. Sehingga kunjungan wisatawan mancanegara pulih kembali ke provinsi yang kaya akan keindahan alam dan budaya tersebut.

Perhatian khusus untuk Lombok Sumbawa terlihat saat MATTA B2B berlangsung, di mana 120 buyer hadir dan bertemu 15 seller dari Lombok. Bahkan pihak MATTA serta para buyer dan seller termasuk dari Timur Tengah spontan menggalang dana Peduli Lombok untuk diserahkan kepada keluarga korban gempa.

Hadir dalam pertemuan tersebut Menteri Pariwisata Seni dan Budaya Malaysia yang diwakili Sekjen Deputi Pariwisata Dato' Haslina Abdul Hamid, Deputy President MATTA Akil Yusuf, Directur Industry Development Division Islamic Tourism Centre Kementerian Pariwisata Malaysia, Zain Azrai Rashid, dan Chapter Chairman MATTA Negeri Sembilan  Mohd Azri bin Abd Razak.

Sementara dari NTB hadir Ketua BPPD NTB Fauzan Zakaria Amin, pimpinan asosiasi industri Ketua ASITA NTB Dewantoro Umbu Joka, Ketua PHRI NTB Abdul Hadi Faishal dan Ketua INCCA NTB M. Nur Haedin, dan Ketua Asosiasi Hotel Mataram Ernanda D.

Haslina menyatakan harunnya terlebih hubungan Malaysia dan NTB di sektor pariwisata selama ini telah berjalan baik dan kini poros Kuala Lumpur-Lombok menjadi sorotan dunia. Tidak sedikit wisatawan mancanegara yang ke Malaysia melanjutkan berwisata ke NTB.

Group wisatawan dari Malaysia juga hingga saat ini masih mengunjungi Lombok. Apalagi Lombok kini dikenal sebagai destinasi pariwisata halal dunia. Bahkan informasi dari pihak KBRI di Kuala Lumpur pascagempa Lombok tidak menyurutkan warga asing di Malaysia mengurus visa untuk berkunjung ke NTB.

Untuk itu lah pihak Malaysia dan industri pariwisatanya siap mendukung upaya NTB dalam memulihkan pariwisata pascagempa. "Kami senang dengan Lombok dan kami akan datang berwisata ke Lombok. Malaysia Sayangku, Lombok Sayangku," tutur Haslina disambut meriah para undangan, buyer dan seller.

Ketua BPPD NTB Fauzan Zakaria mengutarakan pihaknya bersama perwakilan asosiasi pariwisata NTB hadir di bursa bisnis pariwisata  MATTA ini untuk meyakinkan Malaysia dan dunia internasional bahwa NTB pascagempa masih bisa dikunjungi. Karena destinasi yang tidak berdampak masih banyak. Sekitar 30 persen saja yang terdampak gempa. “Masih banyak destinasi wisata lainnya yang tak terdampak terutama di Lombok bagian selatan dan Pulau Sumbawa,” tegasnya.

Fauzan juga menyampaikan harapan Gubernur NTB untuk kerjasama pariwisata dengan Malaysia yang lebih erat di masa mendatang.

"Kami harap Malaysia tetap menjadi pintu masuk utama wisatawan dunia menuju NTB," imbuhnya.

Ia menambahkan saat ini Pemerintah Provinsi NTB didukung Pemerintah Pusat  berupaya mempercepat recovery. Bahkan khusus pariwisata, Menteri Pariwisata bersama Dinas Pariwisata NTB serta seluruh industri pariwisata membentuk tim recovery pariwisata (TCC) sebagai upaya percepatan pemulihan pariwisata NTB. Pihak BPPD NTB bersama asosiasi ASITA,  PHRI, INCCA juga  menemui pihak KBRI di Kuala Lumpur untuk menyampaikan informasi perkembangan pariwisata NTB.(cr3)


TOPIK BERITA TERKAIT: #malaysia-bantu-pemulihan-pariwisata-ntb #gempa-di-lombok #matta 

Berita Terkait

IKLAN