Jumat, 16 November 2018 10:40 WIB
pmk

Megapolitan

400 Peserta Ikuti Lomba Mancing AKCF 2018

Redaktur:

POTENSI DAERAH-Peserta lomba mancing AKCF 2018 di perairan Banten menunjukkan hasil tangkapannya. Foto: Yasril Chaniago/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Lomba Mancing Selat Sunda, sebagai bagian dari rangkaian Anyer Krakatau Culture Festival (AKCF) 2018 sangat diminati mancing mania. Tercatat, 400 peserta terdiri dari para angler dan nelayan tradisional mengikuti kegiatan yang digelar Minggu (2/9). 

Para peserta berlomba memancing ikan di perairan Selat Sunda-Pulau Sanging itu memperebutkan total hadiah Rp 112.500.000, dengan tiga kelas atau kategori peserta, yakni, kelas nelayan motor, nelayan katir, dan hobi serta lomba perahu hias.

Ketua Pelaksana AKCF 2018 Agus Erwana mengatakan, lomba mancing Selat Sunda merupakan rangkaian AKCF yang kedua setelah sebelumnya digelar kegiatan Ngagurah Dano. Dibandingkan dengan lomba tahun lalu, jumlah peserta menurun.

Wakil Ketua Pelaksana AKCF 2018, Tahyudin menambahkan tahun lalu sebanyak 500 peserta tapi tahun ini hanya ada 400 orang. Namun tahun ini peserta dari luar daerah lebih banyak. ”Peserta berasal dari Jakarta, Bekasi, Cirebon, Malang, dan beberapa kota lain. Selain itu, ada peserta luar negeri seperti Malaysia,” ujar Kepala Disparpora Kabupaten Serang ini.

Pemenang lomba mancing kategori hobi diperoleh oleh Rio yang mendapatkan ikan kue mangnyun dengan berat 32 kg, kategori katir diraih Mad Isa yang mendapatkan jenis ikan ayam-ayam 3,15 kg, kategori nelayan motor didapatkan Eng Kan dengan berhasil menjerat ikan lapeh dengan berat 0,80 ons

Wakil Bupati Pandji Tirtayasa mengatakan, Kabupaten Serang punya potensi laut yang menjadi kekuatan ekonomi, sehingga AKCF 2018 didorong menjadi agenda tahunan. ”Lomba mancing sendiri salah satu upaya kami menggerakan ekonomi sektor kelautan,” ujarnya kepada INDOPOS di Serang, Jumat (7/9). 

Pandji menambahkan, melalui lomba mancing yang menjadi ikon AKCF, Pemkab Serang ingin mengajak wisatawan menikmati keragaman potensi di Anyer, yang tidak hanya potensi pantai. ”Panjang pantai di Kabupaten Serang sekira 60 km, ini potensi wisata yang bisa menggerakan ekonomi masyarakat. Melalui lomba mancing juga, kami ingin mendoron potensi itu, potensi wisata laut,” ujarnya.

Sementara Bupati Serang, Hj  Ratu Tatu Chasanah mengapresiasi peserta yang berasal dari sejumlah daerah luar Banten. Ia berharap, para peserta dari luar daerah ikut mempromosikan AKCF serta potensi wisata di Kabupaten Serang.

”Kami tidak hanya sekadar menggelar lomba mancing , tetapi juga disisipi dengan misi menjaga laut. Sehingga, peserta terlebih dahulu diberikan paparan tentang cara memancing yang ramah lingkungan dan menggunakan alat-alat yang ramah lingkungan,” terang bupati. (yas)

 

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #akcf-2018 #lomba-mancing-akcf-2018 

Berita Terkait

IKLAN