Sabtu, 17 November 2018 05:44 WIB
pmk

Jakarta Raya

Pastikan Perlindungan Pekerja Konstruksi

Redaktur: Redjo Prahananda

INDOPOS.CO.ID - BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Grogol berkunjung ke proyek pembangunan Gedung Wisma Kartika, Jl Kyai Tapa, Jakarta Barat. Tujuannya, untuk memastikan seluruh pekerja konstruksi terlindungi oleh program jaminan sosial ketenagakerjaan.

"Bidang konstruksi adalah salah satu pekerjaan yang memiliki risiko tinggi. Untuk itu proyek konstruksi itu sendiri wajib terdaftar kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi seluruh pekerjanya," ujar Kepala Bidang Pemasaran Bukan Penerima Upah BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Grogol Galuh Santi Utari, (9/9/2018).

Menurut Galuh, PT Hutama Karya selaku penyedia jasa tercatat mendaftarkan proyeknya itu sejak 2016. Dengan begitu BPJS Ketenagakerjaan resmi menjadi pihak penjamin seluruh risiko akibat kecelakaan kerja maupun kematian. "Seperti kita tahu pemulihan kecelakaan kerja itu membutuhkan biaya RS yang tidak sedikit. Untuk peserta BPJS Ketenagakerjaan, biaya pemulihan itu seluruhnya ditanggung oleh negara tanpa batas atau unlimited sampai dokter menyatakannya sembuh, sampai peserta kembali bekerja," tegas Galuh.

Selain kunjungan, pihaknya juga bersosialisasi tentang manfaat program BPJS Ketenagakerjaan. Tujuannya agar peserta tahu hak, kewajiban, serta mengerti tata cara mengajukan klaim. Menurut Galuh, kunjungan dan sosialisasi ke lokasi proyek konstruksi tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2018.

Sementara itu Kepala Kantor Cabang (Kakacab) BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Grogol Andrey J. Tuamelly mengatakan, pihaknya memperingati Harpelnas 2018 selama tiga hari yaitu sejak 4 - 6 September 2018. Menurut Andrey dalam Harpelnas tahun ini pihaknya mengusung tema Superheros. "Di mana kita adalah bagian dari peserta sehingga kita perlu memberikan perlindungan bagi tenaga kerja untuk mengatasi risiko sosial ekonomi tertentu akibat hubungan kerja," ujar Andrey.

Dalam kegiatan Harpelnas seluruh pejabat struktural turun langsung menyapa peserta di ruang pelayanan. Peserta diberi kuis dan yang bisa menjawab diberi suvenir menarik. "Tidak lupa kami juga menyuguhkan makanan atau snack untuk peserta sambil menunggu layanan klaim dipanggil," ungkapnya.

Peserta juga diajak senam Iman Ethika agar bersemangat di pagi hari."Apa yang dipersembahkan dari kita untuk peserta dapat memberikan kesan dan pesan yang baik di hati peserta serta dapat memperluas brand awareness BPJS Ketenagakerjaan," cetus Andey.  (dni)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bpjs-ketenagakerjaan 

Berita Terkait

IKLAN