Selasa, 25 September 2018 12:36 WIB
pmk

Nasional

LIPI : Demokrat tengah Main Dua Kaki, Bisa Jadi Duri di Koalisi Prabowo

Redaktur: Redjo Prahananda

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Peneliti Politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Wasisto Raharjo Jati menilai, pemberian dispensasi bagi kader Partai Demokrat yang mendukung Jokowi - Ma'ruf Amin merupakan strategi politik dua kaki yang dimainkan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Menurutnya, permainan politik dua kaki Partai Demokrat memang ciri khas SBY dalam melakukan manuver-manuver politiknya. Tujuannya, kata Wasisto, untuk meraih kursi kekuasaan.

"Saya pikir, Demokrat sedang memainkan strategi politik dua kaki ya, yang sebenarnya sama tujuannya yakni meraih kursi kekuasaan," ungkap dia ketika dihubungi INDOPOS di Jakarta, Minggu (9/9/2018).

Wasisto menuturkan, politik dua kaki ini merupakan strategi Partai Demokrat untuk melihat segala aspek, baik itu elektabilitas dan figur. "Oleh karena itu Demokrat menjadi oppurtunis," cetusnya.

Meski begitu, Partai yang kini berusia 17 tahun itu bisa saja dicap inkonsisten dalam beretika politik. Bahkan yang lebih parah, menurut Wasisto, bangunan koalisi parpol pengusung Prabowo - Sandiaga Uno bisa rusak.

"(Bisa rusak) dalam hal konsolidasi pemenangan. Ini kan sama saja Demokrat bisa jadi duri dalam daging, misalnya kadernya di daerah justru dukung Jokowi," jelas akademisi ini.

Selain itu, strategi dua kaki yang khas dimainkan SBY dalam rangka mengedepankan sikap pasifis. Wasisto, mendefinisikan pasifis dengan tidak menunjukkan sikap berpolitik secara mencolok baik itu pro atau kontra pemerintah.

"Yang jelas, Demokrat ingin dirangkul dalam kabinet," pungkasnya. (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #lipi #demokrat-tengah-main-dua-kaki #demokrat #demokrat-main-aman 

Berita Terkait

IKLAN