Selasa, 20 November 2018 06:56 WIB
pmk

Jakarta Raya

Target OK OCE Terpenuhi Hingga Akhir Tahun

Redaktur:

KOMPLIT-Penjaga toko beraktivitas di gerai OK OCE Mart kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. Foto: Ismail Pohan/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) mengklaim program OK OCE tidak ditinggalkan oleh anggotanya. Kepala Dinas (Kadis) Koperasi, UMKM dan Perdagangan DKI Jakarta Irwandi mengaku masih intens melakukan pelatihan kepada anggota program OK OCE. Saat ini program telah menyasar 1667 anggota.

" Mereka termasuk UKM di bawah Dinas saya. Jumlah tersebut sejak Januari 2017 lalu," ujar Irwandi kepada INDOPOS, Minggu (9/9).

Ia optimistis target 2 ribu tahun 2018 bisa terpenuhi hingga akhir 2018. Anggota OK OCE, menurutnya tidak harus punya toko atau kios. Namun mereka memiliki usaha di rumahnya masing-masing.

" Mereka sebelumnya diberitakan pelatihan cara berdagang, ya manajemen pembukuan, penjualan hingga menjadi pengusaha," terangnya.

Irwandi menjelaskan, anggaran untuk pelatihan program OK OCE sebesar Rp.3,5 miliar untuk 40 ribu orang. Namun saat ini anggaran tersebut baru menyasar 28 ribu orang anggota OK OCE.

" Sampai Desember tahun ini bisa kita penuhi," tegasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD DKI Jakarta William Yani menegaskan, program OK OCE banyak menempati jalur hijau dan secara zonasi tidak sedikit yang melakukan pelanggaran. Ia menilai pelatihan program OK OCE tidak efektif.

" Masa anggaran Rp.1,5 miliar hanya untuk pelatihan. Sementara jumlah wirausahawan baru 450 orang," tegasnya. (nas)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #ok-oce-mart #ok-oce 

Berita Terkait

Apresiasi Kinerja Anies, tapi Kritik OK OCE

Jakarta Raya

Pencoretan Anggaran Pendamping OK OCE Disesalkan

Jakarta Raya

OK OCE Tekan Angka Pengangguran

Jakarta Raya

Tekan Pengangguran dengan Pelatihan Wirausaha

Jakarta Raya

Sandiaga: Selama Ramadan Geliat Ekonomi Jakarta Naik

Jakarta Raya

Sandi Mau Pendamping OK OCE Ditambah

Jakarta Raya

IKLAN