Sabtu, 22 September 2018 10:32 WIB
pmk

Nasional

Program Gemar Makan Ikan Rambah Sekolah

Redaktur:

Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Indonesia, dr Djoko Maryono (baju hitam) dan Kepala SMAN 54 Acep Machmudin (baju merah)

INDOPOS.CO.ID - Gerakan makan ikan di 34 provinsi,  158 kabupaten dan kota sudah lazim dilakukan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Bahkan tahun ini target pemerintah meningkatkan konsumsi makan ikan 50,6 kg per kapita pertahun. Karena begitu penting sosialisasi tersebut, sosialisasi dilakukan hingga ke sekolah-sekolah termasuk SMAN 54, Rawa Bunga Jakarta Timur, yang berlangsung 8-9 September lalu.

“Target konsumsi nasional itu sebenarnya 100 kg perkapita per tahun. Akan terapi bertahap, karena masih banyak daerah seperti Jogjakarta yang tingkat konsumsinya masih sangat rendah,” ujar Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Indonesia, dr Djoko Maryono yang juga merupakan dokter jantung RSPP Pertamedika, Senin (10/9/2018).

Lebih lanjut kampanye makan ikan kian gencar dilakukan karena begitu penting diketahui khalayak bahwa konsumsi protein dan omega 3, dari ikan sangat bermanfaat. “Tidak saja menyehatkan, tapi juga mencerdaskan. Apalagi harganya sangat masuk untuk semua kalangan,” tambahnya.

Lebih lanjut Djoko memberikan pemahaman kepada anak-anak SMA yang hadir dari perwakilan Jakarta, Jawa Barat dan Banten bahwa ikan itu memiliki peran sejak lahir sampai tua. Dengan mengkonsumsi ikan manusia bisa terhindar dari berbagai masalah seperti autis, stunting dan berbagai gangguan fisik yang belakangan marak terjadi ditengah tengah masyarakat Indoensia. “Khusunya untuk 1000 hari pertama kehidupan (HPK) itu sangat penting makan ikan. Karena pembentukan otak itu terjadi 2 tahun pertama kehidupan, tidak akan terjadi lagi perubahan sampai tua,” paparnya di hadapan anak anak SMA yang tengah melakukan lomba paskibraka yang digelar SMAN 54 dengan Frozen Metamorpheus ke-6.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 54, Acep Mahmudin mengatakan bersyukur didatangi tim kampanye gemar makan ikan. Tidak hanya anak anak SMA yang mendapatkan pencerahan. Akan tetapi ilmu para pengajar yang hadir pun bertambah mendapatkan ilmu baru dari program kampanye gemar makan ikan.

“Pada momentum ini kami dapat ilmu baru. Lewat kegiatan lomba paskibraka menjadi ajang penanaman disiplin semangat juang diimplementasikan ke dalam aktifitas belajar sehari hari. Tambah lagi ilmu dari KKP, kami senang dengan berbagai kegiatan yang bisa dilakukan anak anak kami,” ungkap Acep.

Dia juga mengatakan ilmu kampanye gemar makan ikan juga makin bermanfaat mengingat sekolah tersebut mendidik  siswa inklusi  (berkebutuhan khusus) terbanyak di DKI, mencapai 23 siswa. Mereka terdiri 4 Tuna Netra, 4 Tuna Rungu  dan sisanya Autis, hiper aktif dan lambat belajar.

“Kalau sejak kecil generasi kita makan ikan, tentunya bisa mengurangi masalah yang terjadi ditengah tengah masyarakat,” pungkasnya. (nel)


TOPIK BERITA TERKAIT: #program-gemar-makan-ikan 

Berita Terkait

IKLAN