Jumat, 21 September 2018 03:08 WIB
pmk

Politik

Yenny Wahid Laris Manis, Sandi Ogah Tarik-Menarik dengan Jokowi

Redaktur: Redjo Prahananda

Putri Mendiang Gus Dur, Yenny Wahid. Foto : Jaa Rizka Pradana / INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Putri Presiden Ke-4, Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid mendapat tawaran masuk tim pemenangan dari dua kubu sekaligus.

Kubu Jokowi sempat datang merayu 7 September 2018 sewaktu berkunjung ke Kediaman Gus Dur. Terakhir, dari kubu lawan, Sandiaga Uno menawari Yenny.

Meski Yenny mengaku mendapat tawaran dari Sandi, namun Bos Saratoga Grup itu belum mau berbicara secara gamblang.

Sandi hanya mengatakan sosok Yenny tepat berperan untuk merawat keberagaman dalam berbangsa.

Menurut dia, sebagai putri Gus Dur, Yenny dan keluarganya terus mencetak pejuang-pejuang keberagaman dan toleransi tokoh-tokoh bangsa.

"Saya tidak ingin saling tarik-tarikan kayak transfer. Kata Pak Prabowo, jangan seperti transfer pemain sepak bola, saling panas panasan terus tarik menarik," kata Sandi, Senin (10/9/2018).

Dia menegaskan, tugas lebih penting sekarang menjaga pilpres berjalan sejuk, teduh, damai dan rukun.

Sementara,  Yenny mengakui, banyak dorongan untuk masuk timses salah satu pasangan calon. Namun, bagi Yenny proses masih dalam tahap diskusi dan menerima capres-cawapres.

"Pak Jokowi kan sudah (sowan) hari Jumat, Pak Sandiaga hari ini, besok Pak Prabowo. Kami menghormati semua proses komunikasi dan dialog," terang Direktur Eksekutif The Wahid Foundation itu.

Dia menegaskan, masih menimbang-nimbang semua serta akan berkonsultasi pada ibunya, Shinta Nuriyah Wahid. (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #yenny-wahid #pilpres-2019 #pemilu-2019 

Berita Terkait

IKLAN