Selasa, 13 November 2018 11:24 WIB
pmk

Liga Indonesia

PSM Siap Eksploitasi Benteng Barito di Andi Mattalatta

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID - PSM mendapat angin segar saat menjamu Barito Putera di Stadion Andi Mattalatta, Kamis (13/9). Tamu datang tidak dengan kekuatan terbaiknya. Pincang.

PSM diunggulkan. Seperti itulah jika melihat kekuatan Barito Putera. Tim kebanggaan masyarakat Kalimantan Selatan itu tidak akan diperkuat tiga pemain intinya. Mereka; Rizky Pora, Hansamu Yama, dan Gavin Kwan Adsit. Ketiganya dipanggil pemusatan latihan tim nasional.

Tiga pemain ini merupakan kunci permainan yang membawa Barito Putera bisa bersaing di papan atas klasemen Liga 1. Tanpa kehadirannya, parktis kreasi penyerangan menurun. Apalagi, di sektor pertahanannya. Tetapi, itu tidak menjadi soal. Barito masih memiliki Talaohu Musafri.

Pemain lainnya yang diuji adalah Rony Beroperay, M Rifki, Nazar Nurzaidin, dan pemain baru Jajang Sukmara. Hanya saja, hal yang membuat sang arsitek, Jacksen F. Tiago harus memutar otak adalah mengisi sektor yang diisi Hansamu dan Gavin.

Kedua pemain ini memiliki tipikal bertahan yang sangat bagus. Belum ada pelapis sepadan untuknya di skuat tim yang identik dengan baju berwarna kuning ini. Saat sesi latihan di Stadion 17 Mei, kemarin, Jacksen menduetkan Aaron Evans dan Dandi Maulana. Khusus Dandi sesekali bertukaran tempat dengan M Rifki.

"Kami buat beberapa simulasi tanpanya (Hansamu dan Gavin). Sedikit berbeda saat pemusatan latihan. Kami harap perubahan ini bisa berkembang selama latihan. Semoga menemukan performa terbaik," kata Jacksen.

Pelatih yang sukses mengantar Persipura meraih tiga gelar liga itu mengakui PSM memiliki kekuatan lebih saat bermain di kandangnya. Terlebih pola serangannya yang cepat dan banyak mengandalkan permainan counter.

"Kami akan pressure. Coba di lapangan besar dan di situasi lebih kecil. Memang hari ini ada dua situasi. Semua itu disesuaikan dengan permainan yang akan lawan mainkan nanti," paparnya. "Latihan ini kami sudah harus mencari akal. Bagaimana menciptakan situasi tanpa tim inti," akunya.

Pelatih PSM Robert Alberts mengaku senang dengan permainan timnya yang berinisiasi mengontrol pertandingan dengan operan dan penguasaan bola yang baik. Memang di empat laga uji coba timnya masih kurang baik dalam hal transisi bertahan ke menyerang. Tiga hari lagi sudah siap.

"Pada level tertinggi dibutuhkan sebuah mentalitas untuk pertandingan resmi. Uji coba menjadi kesempatan bagi mereka untuk memperlihatkan bahwa mereka siap untuk pertandingan resmi," katanya.

Kontra Barito, pelatih yang sukses membawa Arema Malang juara musim 2009/ 2010 ini mengaku sudah memiliki gambaran strategi yang akan dimainkannya nanti. "Setiap pertandingan kami punya strategi. Strategi bukan hal yang penting. Sikap dan mentalitas hal utama," katanya. (abd/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #barito-putera #psm-makassar 

Berita Terkait

Kunci Menuju Takhta

Liga Indonesia

Belum Aman dari Degradasi

Liga Indonesia

Tandang Terburuk Putaran Kedua

Liga Indonesia

Misi Sulit di Makassar

Liga Indonesia

Rawan Tergelincir

Liga Indonesia

Pertahankan The Winning Team

Liga Indonesia

IKLAN