Rabu, 26 September 2018 02:09 WIB
pmk

Hukum

Jaksa Agung Akui Kejahatan Kerah Putih Makin Berkembang

Redaktur: Ali Rahman

Jaksa Agung HM Prasetyo. Foto: Puspenkum Kejagung RI untuk INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Jaksa Agung HM Prasetyo mengakui dalam menjalankan tugas-tugas penegakan hukum yang demikian luas, beragam dan kompleks tidak dapat dihindari akan ditemukannya tantangan aktual.

Dia mengatakan, berkenaan munculnya aneka ragam, corak dan modus berbagai jenis baru tindak pidana yang tergolong sebagai kejahatan luar biasa dan serius (selain tindak pidana korupsi yang telah biasa dihadapi, namun sekarang telah bertransformasi menjadi jenis kejahatan baru).

"Yang awalnya hanya dikenal kejahatan kerah putih (white collar crime) kini telah berkembang menjadi kejahatan korporasi (corporate crime) dan kejahatan politik (top hat crime). Bahkan semakin meluas menjadi kejahatan lintas negara (transnational crime)," aku Prasetyo melalui keterangan pers kepada INDOPOS, Selasa (11/9/2018).

Hal ini juga pernah disampaikan Prasetyo yang didampingi Wakil Jaksa Agung Arminsyah dan Kabandiklat Kejaksaan RI Setia Untung Arimuladi saat melantik 42 jaksa baru angkatan LXXV di Gedung Badan Pendidikan dan Latihan (Badiklat) Kejaksaan RI, Jakarta Selatan, Senin (10/9/2018).

Dalam kesempatan itu, Prasetyo yang juga mantan Jaksa Agung Muda Pidana Umum mengungkapkan timbulnya persoalan lain sejalan dengan kemajuan teknologi di era Revolusi Industri 4.0 (the fourth industrial revolution). Di mana kemudahan dan kelebihan yang ditawarkan, dalam realitasnya telah memunculkan fenomena kejahatan baru yang tidak kalah rumit dan pelik.

"Teknologi informasi dengan kecanggihan dan karakteristiknya tersendiri dimanfaatkan secara keliru sebagai sarana melakukan berbagai jenis kejahatan seperti carding, pemalsuan data (data forgery), penyebaran virus untuk merusak ataupun membajak data secara sengaja, cyber-bullying, prostitusi online serta cyber terorism, menjadi tantangan baru yang membutuhkan penanganan ekstra cermat dan memerlukan pemahaman serta keahlian baru tersendiri pula," ungkapnya.(ydh)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kejaksaan-agung #hm-prasetyo #kejahatan-kerah-putih 

Berita Terkait

IKLAN