Selasa, 25 September 2018 04:25 WIB
pmk

Headline

Ribuan e-KTP di Kebun Bambu Buat Heboh Serang

Redaktur: Redjo Prahananda

INDOPOS.CO.ID - Temuan ribuan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik di kebun bambu di Cikande, Kabupaten Serang, Provinsi Banten menggegerkan warga.

Ribuan KTP tercecer dalam sebuah kardus dan terbungkus karung itu diterbitkan oleh Disdukcapil Pemkab Serang.

Berdasarkan informasi didapat INDOPOS ribuan KTP elektronik itu tersimpan dalam sebuah dus dan karung. Kapolsek Cikande, Kompol Kosasih saat dihubungi membenarkan hal tersebut.

Dia mengungkapkan, ribuan keping KTP itu ditemukan oleh seorang warga pada Senin (10/9). Ribuan KTP itu diduga sengaja dibuang di lokasi penemuan.

Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah mengaku menerima laporan tersebut. Menurut dia, KTP di kebun bambu tersebut
sudah tidak terpakai dan dalam tahap pemusnahan.

"Info dari kadis Disdukcapil, KTP itu yang sudah tidak berlaku dan ditarik oleh pihak kecamatan, ketika memperpanjang / melakukan pergantian KTP.Dan cerobohnya,oleh pihak kecamatan malah membuang KTP bekas itu sembarangan," terang Tatu pada INDOPOS, Selasa (11/9).

Menyikapi penemuan kepingan KTP elektronik (KTP-el) di Kampung Banjarsari, Desa Cikande, Kepala Disdukcapil Kabupaten Serang, Asep Saepudin menjelaskan, mendapatkan laporan Senin (10/9/2018) kemarin.

Bersam Sekdis Disdukcapil, Jajang KH, Asep langsung mengamankan temuan tersebut ke ke Koramil Cikande.

Warga menemukan tumpukan e-KTP bekas ini dalam pembuangan sampah dan semak belukar. Total sebanyak 2.910 keping KTP dan 9 kartu keluarga (KK). Sebanyak 2.910 keping tersebut terdiri dari 513 KTP manual (KTP lama bukan KTP-el), dan 111 KTP-el rusak secara fisik.

"Kami melakukan uji data dengan alat pembaca (reader) terhadap 4 KTP-el dan 9 kartu keluarga. Semua sudah tidak berlaku (tidak aktif) atau KTP-el dan KK yang tidak digunakan karena telah dilakukan pergantian akibat perubahan data penduduk yang bersangkutan" terang Asep.

Misalnya kata Asep, atas nama Asan, melakukan pergantian fisik KTP-el karena mengubah jenis pekerjaan dari wiraswasta menjadi kepala desa.

Kemduian, KTP atas mama Suharyati, melakukan pergantian fisik KTP-el karena mengubah status perkawinan. Kemudian untuk KK, atas nama Basar, kepala keluarga, melakukan pergantian karena pembaharuan KK dari tanda tangan camat menjadi tanda tangan kepala Disdukcapil Kab. Serang sesuai amanat undang-undang.

“Kami pastikan semua barang produk Disdukcapil Kabupaten Serang, tetapi kemungkinan kuat tidak berlaku karena sudah ada pergantian dengan produk baru untuk penduduk yang bersangkutan" tegasnya. (yas)


TOPIK BERITA TERKAIT: #e-ktp-berceceran 

Berita Terkait

IKLAN