Senin, 24 September 2018 05:02 WIB
pmk

Indobisnis

Lagi, Perbankan Mau Talangi Pembiayaan BPJS Kesehatan

Redaktur: Ali Rahman

Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P. Djajanegara (kedua kiri) berbincang dengan Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan Kemal Imam Santoso (kedua kanan), di sela penandatanganan nota kesepahaman CIMB Niaga dan BPJS Kesehatan di Jakarta, Rabu (12/9/2018). Foto: Toni Suhartono/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) menjalin kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Kedua belah pihak sepakat memberikan solusi terhadap masalah finansial BPJS Ketenagakerjaan. Yakni, dengan memberikan dana talangan kepada Fasilitas Kesehatan (Faskes).

"Kan rumah sakit-rumah sakit (setiap bulan) diberikan pembayaran oleh BPJS Kesehatan. Tapi itu kan perlu waktu dan memakan modal kerja. Misalkan modal kerja ketahan dua bulan, nah kita bisa talangi dulu yang satu bulan," ungkap Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P. Djajanegara usai menandatangani berkas notah kesepahaman dengan Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan Kemal Imam Santoso di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Rabu (12/9/2018).

Menurutnya, kerja sama tersebut untuk mendukung program pemerintah dalam bidang kesehatan, yaitu Jaminan Kesehatan Sosial-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). CIMB Niaga memberikan pembiayaan kepada Faskes dengan pola anjak piutang. Sehingga Faskes dapat menerima pembayaran lebih awal dari bank atas tagihannya ke BPJS Kesehatan.

"CIMB Niaga merasa terhormat dapat berperan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia melalui kerja sama dengan BPJS Kesehatan," ungkapnya.

Dia berharap pihaknya mampu menjadi bagian solusi finansial bagi Faskes agar bisa menjaga kesinambungan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan Kemal Imam Santoso mengatakan, sinergi dengan CIMB Niaga merupakan langkah untuk membantu Faskes agar dapat menjaga arus kas dan likuiditasnya melalui pembiayaan dari perbankan.

"Kami mengapresiasi kontribusi CIMB Niaga dalam mendukung keberlangsungan Program JKN-KIS. Saat ini sejumlah perbankan baik nasional maupun swasta siap memberikan manfaat pembiayaan tagihan pelayanan kesehatan melalui SCF. Ini bisa dimanfaatkan oleh faskes agar likuiditas rumah sakit berjalan baik," ujar Kemal.

Dikatakan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku, BPJS Kesehatan wajib membayar klaim atas pelayanan yang telah diberikan oleh faskes kepada peserta paling lambat 15 hari kerja sejak dokumen klaim diterima lengkap. Hal ini merupakan peluang bagi CIMB Niaga untuk memberikan fasilitas pembiayaan modal kerja berupa talangan tagihan kepada pihak faskes selaku mitra BPJS Kesehatan. (dni)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bpjs-kesehatan #pt-bank-cimb-niaga-tbk #pandji-p-djajanegara #kemal-imam-santoso #kerja-sama-bpjs-kesehatan-dengan-cimb-niaga 

Berita Terkait

IKLAN