Sabtu, 17 November 2018 08:30 WIB
pmk

Ekonomi

Kemajuan Teknologi, Dukung Pertumbuhan Bisnis Logistik

Redaktur: Redjo Prahananda

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bidang Perhubungan Carmelita Hartoto, saat membuka Indonesia Transport, Supply Chain and Logistics 2018 di Jakarta International Expo, Kemayoran, Rabu (12/9/2018)

INDOPOS.CO.ID - Bisnis logistik di Indonesia diprediksi mengalami pertumbuhan di tahun 2018 dan tahun-tahun mendatang.

Perkembangan tren perdagangan elektronik atau  e-commerce semakin pesat dan menjadi tren terbaru masyarakat Indonesia, membuat bisnis logistik semakin berkembang cepat.

Era digital telah mendorong berbagai pihak melakukan perubahan guna mengikuti perkembangan industri.

"Guna  mempersiapkan strategi menghadapi berbagai perubahan di era transpotasi dan logistics 4.0, seluruh pihak yaitu pemerintah, praktisi, dan juga akademisi dari semua sektor terkait perlu merapatkan barisan," ujar  Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bidang Perhubungan

Carmelita Hartoto, di acara  Indonesia Transport, Supply Chain and Logistics (ITSCL) 2018,  di Jakarta International Expo, Kemayoran, Rabu (12/9/2018).

Carmelita menjelaskan, melalui penyelenggaraan ITSCL 2018,  KADIN Indonesia yakin dapat menyediakan platform dan wadah tepat bagi para pihak terkait untuk bersama-sama berdiskusi dan bertukar informasi guna membahas isu, networking, strategi serta menciptakan peluang bisnis baru.

"Kami juga optimistis forum ini dapat menjadi salah satu ajang untuk melakukan kampanye pemasaran efektif,"

Pada kesempatan sama,  Steven Chwee, General Manager Reed Panorama Exhibitions mengatakan, penyelenggaraan ITSCL 2018 terdiri dari pameran dan konfrensi  berskala internasional selama tiga hari.

Kemudiansesi membangun jejaring antara pemain industri, regulator dan pihak terkait. Berbagai topik dalam sejumlah sesi, termasuk pandangan global akan industri, tantangan dan peluang, hingga e-commerce dan cara baru untuk menciptakan efisiensi.

Indonesia Transport, Supply Chain & Logistics (ITSCL) 2018 merupakan pameran tahunan Transportasi dan Logistik bergengsi . Event ini menampilkan kemajuan teknologi intra-logistik, pergudangan, jasa logistik, proses digitalisasi di bidang supply chain, serta perkembangan industri logistik online (e-logistics).

Sementara itu, Sekjen Kementerian Perindustrian , Haris Munandar mengatakan sektor industri sangat bergantung pada logistik.  Terutama dalam kaitan ekspor. “Teknologi digital sudah mengubah segala sesuatu termasuk logistik.  Kalau tidak melakukan penyesuaian  ketinggalan.”

“Teknologi digital  mempengaruhi rantai pasok. Perusahaan-perusahaan logistik saat ini terus meningkatkan performa.”

Sementara itu, Sekjen Kementerian Perhubungan Djoko Sasono menjelaskan, ITSCL 2018,   sarana networking buat para pelaku usaha, sekaligus terlibat aktif membangun sistem logistik. (dai)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bisnis-logistik 

Berita Terkait

IKLAN