Rabu, 17 Oktober 2018 09:48 WIB
pmk

Indobisnis

Coca-Cola Amatil Indonesia Dukung World Clean Up Day

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID - Di Indonesia, negara dengan jumlah penduduk 260 juta jiwa, sampah merupakan suatu masalah yang terus dirasakan, dimana-tiap tahun-volume sampah terus meningkat dengan cepat hingga mencapai jutaan ton. Berdasarkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, timbulan sampah rumah tangga dan sejenisnya mencapai 66,5 juta ton pada tahun 2018, dengan komposisi 16 persen yang sebagian besar masuk ke laut (marine debris). Dalam mendukung upaya pemerintah untuk mencari jalan keluar yang terbaik, penting bagi komunitas dan sektor swasta untuk mengambil andil dalam pengadaan berbagai inistiatif yang berhubungan dengan lingkungan. Kegiatan tahunan Clean Up Day menyatukan komunitas dan relawan untuk mempromosikan lingkungan yang lebih bersih dengan memungut sampah. Sejak 2012, Coca-Cola Amatil Indonesia (Amatil Indonesia) telah mengajak keluarganya dan teman untuk turut berpartisipasi dalam inisiatif tersebut.
 
“Isu tentang sampah merupakan suatu masalah yang harus dipecahkan bersama,” jelas Lucia Karina, direktur Public Affairs and Communications Amatil Indonesia. “Kami tentunya bangga dapat menjadi bagian dari program World Clean Up Day, walaupun kami tahu masih banyak yang perlu dilakukan. Tetapi jelas bahwa kami memiliki komitmen yang kuat untuk menjadikan lingkungan lebih bersih dan menunjukkan pentingnya kolaborasi dengan seluruh lapisan masyarakat dalam mencapai hal tersebut. Bersama usaha kami dalam mengurangi sampah di tiap fasilitas manufaktur dan mendukung berbagai inisiatif masyarakat untuk mengelola sampah dengan benar, dukungan Amatil Indonesia dalam kegiatan hari ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung agenda pemerintah meningkatkan kinerja pengelolaan sampah yang berkelanjutan,” ujarnya.

Tahun ini di Kabupaten Bekasi, Amatil Indonesia mendukung program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi yang diinisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup, Polres Metro Kabupaten Bekasi dan Jangkar Ecovillage. Melibatkan kurang lebih 2.000 relawan yang melibatkan petugas kebersihan, anggota Kepolisian dan TNI, Forum Bank Sampah Kab.Bekasi, para pelajar, komunitas penggiat lingkungan dan pihak swasta di Kab.Bekasi lainnya, secara bersama-sama memilah sampah yang dapat didaur ulang dengan yang tidak dapat didaur ulang.
 
Kegiatan dipusatkan di simpang Sentra Grosir Cikarang (SGC), Cikarang Utara, (15/9/2018), dibuka oleh Wakil Bupati Bekasi Eka Supriatmaja berharap momentum World Clean Up Day 2018 ini dapat menjadi penggerak dan juga untuk mengkampanyekan isu persampahan, terutama di Kabupaten Bekasi. Di akhir acara di SGC, para peserta berhasil mengumpulkan sampah sejumlah 1.329 kilogram sampah. Kegiatan aksi bersih-bersih ini juga dilakukan di masing-masing kecamatan di seluruh Kab.Bekasi.
 
Masih dalam rangkaian Word Clean Up Day, dilanjutkan dengan penanaman pohon di Desa Cipayung Kec Cikarang Timur Kabupaten Bekasi. Bertajuk Citarum Harum dibuka Kapolres Bekasi Kombes Pol Candra Sukma Kumara dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab Bekasi Drs H. Jaoharul Alam ME penanaman 7.000 bibit pohon dilakukan secara royong. (adl)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #coca-cola #world-clean-up-day 

Berita Terkait

IKLAN