Senin, 10 Desember 2018 06:11 WIB

Jakarta Raya

Warisan Budaya Taman Benyamin Sueb Segera Diresmikan

Redaktur:

KHAS-Budaya Betawi terus dipromosikan sebagai daya tarik wisata Jakarta. Foto: DOK/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta menggelar diskusi dengan sejumlah pakar dan seniman terkait rencana penetapan Taman Benyamin Sueb, di gedung eks Makodim 0505 Jakarta Timur, Rabu (19/9) lalu. Dalam diskusi tersebut hadir pula perwakilan dari keluarga almarhum Benyamin Sueb.

Kabid Nilai Budaya dan Sejarah Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Karnedi mengatakan, rencananya penetapan gedung eks Makodim 0505 Jakarta Timur menjadi Taman Benyamin Sueb dilakukan pada 22 September mendatang oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. "Rencananya Taman Benyamin Sueb ini akan dikelola oleh UPT di bawah Disparbud DKI. Saat ini sedang dibahas Biro Organisasi Reformasi Birokrasi DKI," kata Karnedi.

Di dalam Taman Benyamin Sueb ini terdapat sebuah museum yang di dalamnya menyimpan benda-benda koleksi peninggalan seniman multi talenta tersebut. Pihak keluarga sudah memberikan ke Pemprov DKI agar benda-benda kenangan Benyamin Sueb dipamerkan di museum tersebut.

Ketua Lembaga Kebudayaan Betawi Beki Mardani mengatakan, Pemprov DKI berkewajiban memelihara dan mengembangkan budaya Betawi serta budaya nasional lainnya. "LKB memberikan apresiasi pada Pemprov DKI yang akan menjadikan gedung eks Makodim 0505 Jakarta Timur menjadi Taman Benyamin Sueb," ucapnya.

Sementara itu, salah satu anak almarhum Benyamin Sueb, Benny Pandawa Benyamin sangat berterima kasih pada Pemprov DKI maupun pemerintah pusat yang telah memberikan perhatian lebih pada keluarganya. "Atas nama keluarga, kami ucapkan terima kasih pada Gubernur DKI Anies Baswedan dan jajarannya, yang akan menjadikan gedung eks Makodim 0505 Jakarta Timur sebagai Taman Benyamin Sueb," tandasnya.

Ini merupakan bagian dari implementasi dari Peraturan Daerah (Perda) No 4 Tahun 2015 tentang Pelestarian Kebudayaan Betawi dan Peraturan Gubernur (Pergub) No 229 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Pelestarian Kebudayaan Betawi.

"Selama ini implementasi perda dan pergub tentang pelestarian budaya betawi progresnya kurang maksimal di lapangan," ujar Mualif ZA, Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta, terpisah sebelumnya.

Ketua Umum Bamus Betawi Zainuddin mengakui banyak hal dari perda dan pergub tentang pelestarian kebudayaan Betawi yang belum diterapkan secara maksimal. Misalnya, tarian adat Betawi yang belum tampak di sejumlah hotel Ibukota.

Termasuk bir pletok yang seharusnya dijadikan welcome drink bersama kuliner Betawi. "Mudah-mudahan dari pertemuan ini banyak hal-hal positif untuk kemudian dapat dilaksanakan ke depan," ucap pria yang akrab disapa Oding ini. (ibl)


TOPIK BERITA TERKAIT: #taman-benyamin-sueb #kebudayaan-betawi 

Berita Terkait

Masyarakat Betawi Harus Bangun Jakarta

Jakarta Raya

Ondel-Ondel untuk Jakarta

Jakarta Raya

Nyok, Kita Nonton Ondel-Ondel

Jakarta Raya

Meriahnya Festival Kerak Telor

Jakarta Raya

Seru, Ada Atraksi Panahan di FTB

Jakarta Raya

Imbau Tiap Kampung Jaga Identitas Betawi

Jakarta Raya

IKLAN