Jumat, 19 Oktober 2018 03:38 WIB
pmk

Nasional

Pengembangan Obat Herbal Dapat Mendongkrak Perekonomian Negara

Redaktur: Ali Rahman

Ketua DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Prasetio Sunaryo. Foto: Faqih Fathurrahman/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Ketua DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Prasetio Sunaryo mengatakan, pelayanan kesehatan kepada warga negara adalah amanat konstitusi. Pasal 28H UUD 1945 yang menyatakan bahwa setiap orang berhak memperoleh pelayanan kesehatan.

"Untuk itu, semua pihak harus bahu-membahu mewujudkan amanat konstitusi tersebut. Sebagai salah satu elemen bangsa, LDII akan mencoba untuk memberikan sumbangsih pemikirannya agar kesehatan dapat dinikmati dan terjangkau oleh masyarakat umum melalui kesehatan tradisional berbasis Herbal” ujarnya, di Jakarta, Jumat (21/9/2018).

Prasetio menambahkan keprihatinan lain yang menjadi pentingnya kesehatan tradisional Herbal, dipicu dengan mahalnya harga obat, tingginya biaya perawatan Rumah Sakit sedang khasiat herbal lokal tidak kalah dengan herbal import.

"Mereka generasi Jaman Now belum banyak yang sadar akan kesempatan dan peluang di depan mereka. Perilaku cenderung lebih tidak peduli terhadap keadaan sosial di sekitar mereka seperti perkembangan ekonomi Indonesia. Jika heebal dimanfaatkan secara baik maka dapat membantu mendongkrak perekonomian negara," paparnya.

Sekedari informasi, LDII bakal menggelar Rakernas pada 10 11 Oktober 2018. Ada delapan bidang yang akan dibahas dalam Rakernas LDII antara lain meliputi: Wawasan Kebangsaan, Prinsip Dakwah dan akhlak bangsa, Pendidikan karakter, Pangan dan lingkungan Hidup, Ekonomi Syariah, Pengembangan Pengobatan herbal, Pemanfaat Teknologi Digital Produktif, dan Pemanfaatan Energi Baru-Terbarukan. (cr-4)


TOPIK BERITA TERKAIT: #lembaga-dakwah-islam-indonesia-ldii #prasetio-sunaryo #pengembangan-obat-herbal 

Berita Terkait

IKLAN