Selasa, 11 Desember 2018 05:00 WIB

Jakarta Raya

Hari Terakhir Ngantor, Lulung Naik Roll-Royce

Redaktur: Purwoko

MEWAH- Politisi senior Jakarta Abraham Lunggana alias Haji Lulung berpose dengan mobilnya. Foto: Joesvicar Iqbal/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Politisi senior Jakarta Abraham Lunggana atau biasa disapa Haji Lulung, berkantor di gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, untuk terakhir kalinya, Jumat (21/9).

Politisi senior ibu kota ini tidak lagi menjadi anggota DPRD DKI sejak Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menetapkannya sebagai calon anggota legislatif (Caleg) DPR RI, Kamis (20/9) lalu. Haji Lulung harus berhenti dari keanggotaannya di DPRD DKI karena dia mencalonkan diri dalam Pileg 2019 lewat partai yang berbeda.

Dia sebelumnya maju dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), sebelum kemudian memutuskan mendaftar Caleg DPR RI ke Senayan dari Partai Amanat Nasional (PAN).

"Jadi, saya sekarang tidak lagi menjadi anggota dewan, tetapi artinya bukan berhenti, berhentinya nanti nunggu surat Kemendagri dulu. Nanti juga masih melalui paripurna, kalau surat Kemendagri diterbitkan," ujar Haji Lulung pada wartawan.

Sebelumnya, Haji Lulung tercatat sudah berkantor di DPRD DKI sejak 2009 silam dengan posisi wakil ketua DPRD dari Fraksi PPP. 

Di hari terakhirnya ngantor, Lulung terlihat mencolok. Selain dikawal puluhan pendukungnya, tokoh Tanah Abang ini juga datang ke kantor mengendarai mobil mewah jenis Roll-Royce. Ia juga mengenakan jas biru warna kebesaran Partai Amanat Nasional.

Ketika hendak meninggalkan kantor DPRD DKI Jakarta, Haji Lulung menunggangi mobil mewah, Rolls-Royce berpelat nomor polisi B 1789 LL dan berkelir emas. 

Wakil Ketua DPP PAN itu mengklaim, mobil yang dia tunggangi itu bukan miliknya. Dia mengaku, mobil itu milik rekan kerjanya yang sengaja menjemputnya, setelah mobil dinas dewan resmi diserahterimakan kepada Sekwan DPRD DKI, Yuliadi. 

"Ini punya teman saya, buka punya saya, hehe" kilah Haji Lulung sambil membuka pintu mobilnya.

Mobil dengan perkiraan harga Rp 25 miliar rupiah itu terparkir di depan lobi Gedung DPRD DKI. Mobil tersebut tampak paling mencolok diantara mobil anggota dewan yang lainnya. 

Mobil mewah berwarna putih itu juga sempat menjadi perhatian banyak orang yang melintas di depan lobi dewan. Bahkan banyak orang yang numpang berfoto-foto di dekat mobil Ketua Umum Bamus Betawi periode 2018-2023 itu. 

Berdasarkan catatan, aturan soal anggota DPRD yang pindah menjadi Caleg dari partai lain merujuk ketentuan Pasal 139 ayat (2) huruf i dan Pasal 193 ayat (2) huruf i UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Di sana dinyatakan, anggota DPRD yang nyaleg bukan dari partai terakhirnya tapi menjadi Caleg 2019 - 2024 lewat partai lain diberhentikan antar waktu. 

Ketentuan serupa juga diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD Provinsi, Kabupaten dan Kota. (ibl)


TOPIK BERITA TERKAIT: #abraham-lunggana #haji-lulung 

Berita Terkait

Lulung Diusulkan Alternatif Wagub DKI

Jakarta Raya

Haji Lulung Apresiasi Penyegelan Pulau Reklamasi

Jakarta Raya

PPP Buka Pintu Lebar Buat Lulung

Politik

Haji Lulung Berang Lihat Reklame Liar

Jakarta Raya

Lulung Desak Proses Hukum Sumber Waras Dipercepat

Jakarta Raya

IKLAN