900 Hektare Lahan Terbakar

INDOPOS.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi menyatakan hingga Sabtu (29/09) kemarin masih tetap melakukan pemadaman via udara, terkait kebakaran hutan dan lahan. Hal itu dimaksudkan untuk menjangkau titik api yang tidak dapat di jangkau petugas darat. Untuk Sabtu (29/9) saja kemarin, setidaknya ada dua titik api yang dipadamkan lewat udara.

Kepala BPBD Provinsi Jambi, Bachyuni Deliansyah menyampaikan, untuk daerah tersebut adalah Bajubang dan Bukit Asam. “Sudah diboombing kedua tempat, satu sorter tiap tempat,” ujarnya. Walau begitu, setelah dilakukan tahapan pemadaman udara Bachyuni menyebut pihaknya belum mengetahui luas yang terbakar. “Belum ada keterangan baru pemadaman saja dahulu,” ujarnya.

Untuk kebanyakan kawasan yang dipadamkan melalui helikopter boombing, Bachyuni menyebut merata. “APL, gambut dan mineral  semua ada,” ungkapya. Sementara untuk luas kawasan hutan dan lahan yang telah terbakar hingga kemarin, Bachyuni menyebut sekitar 900 Hektar. “Luas terakhir ada sekitar 900 hektar,” tegasnya.

Sedangkan untuk menurunkan status musibah daerah, Provinsi Jambi dari siaga darurat bencana Karhutla, Kepala BPBD menyampaikan akan melihat kondisi berikutnya. “Karena BMKG menyebut situasi tidak menentu, nanti jika todak berubah akan kita perpanjang status siaga darurat ini,” paparnya.

Untuk kelanjutan pemadaman udara sendiri, Bachyuni menyebut pihaknya tidak dapat memastikan. Dia berdalih tim udara BPBD Provinsi Jambi akan turun apabila ada titik yang sulit dijangkau oleh tim satgas didaerah.  “Boombing tergantung situasi dilapangan,” pungkasnya.

Pemadaman ini tetap menggunakan helikopter bantuan dari BNPB Pusat. Yakni  helikopter berjenis Kamov PK32. Dengan muatan air sekali pemadaman mencapai 500 ton air pemadam. (aba/jpg)

Komentar telah ditutup.