Liga Champions

Hoffenheim vs Man City, Saatnya Show Leroy Sane

Redaktur: Maximus thomas woda Wangge
Hoffenheim vs Man City, Saatnya Show Leroy Sane - Liga Champions

Leroy Sane. Foto: AFP

INDOPOS.CO.ID - Leroy Sane kembali ke Jerman lagi. Bukan untuk memenuhi panggilan Joachim Loew -der trainer timnas Jerman. Sebaliknya Sane justru akan memamerkan ke publik Jerman khususnya Loew. Bahwa, keputusan Jogi -panggilan akrab Loew- meninggalkan dirinya dalam skuad Piala Dunia 2018 salah besar.

Sane akan jadi salah satu kekuatan utama Manchester City ketika melawan Hoffenheim pada Matchday kedua fase grup F di Rhein-Neckar-Arena, Sinsheim, malam nanti WIB. ''Saya bukan datang sebagai pelengkap tim semata. Saya ingin tunjukkan siapa saya,'' koar Sane pada saat diwawancarai Sport Bild.

Maklum selama dia main untuk The Citizens, ini jadi kali kedua dia “pulang” ke negara asalnya. Walaupun dalam kesempatan pertama dia kembali ke Jerman hanya puas duduk manis di bench. Itu terjadi di Stadion im Borussia Park, markas Borussia Moenchengladbach. Di laga itu, City tertahan 1-1.

Bedanya saat itu baru musim pertama Sane main untuk klub juara Premier League 2017-2018 tersebut. Dan, Sane musim ini sudah semakin matang dalam musim ketiganya. Putra dari mantan pesepak bola Senegal Souleyman Sane itu juga beberapa pekan terakhir ini sedang hot-hot-nya.

Sane meski pernah dua musim merasakan Bundesliga bersama Schalke 04, namun tidak sekalipun winger 22 tahun itu bermain melawan Die Kraichgauer. Kalaupun pernah, Sane pada saat itu melakukannya di level junior. Di Bundesliga Junior 2013-2014, Sane turun dua leg saat semifinal. Sayang, tak sekalipun dia memenanginya.

Dia menebusnya dengan mengalahkan Hoffenheim U-19 di laga final musim berikutnya. ''Di tim ini (City) pun ada Ilkay (Guendogan), Vinnie (Kompany), dan Kevin (De Bruyne) yang pernah bermain di Bundesliga, mereka tentu tahu gaya main Hoffe,'' tutur Sane. Guendogan eks  Borussia Dortmund, Kompany pernah main di Hamburger SV, dan KDB di Wolfsburg.

Dengan kontribusinya bagi City dalam beberapa laga terakhir, Sane bisa menjadi senjata Pep Guardiola -tactician City- mengembalikan timnya ke jalur kemenangan. Saat laga pertama, City secara mengejutkan ditekuk Olympique Lyon 1-2 di Etihad, Manchester (10/9). Apalagi di tiga Matchweek terakhir Premier League dia kerap jadi salah satu pembeda.

Dari tiga laga terakhir, satu gol dan dua assists yang dia ciptakan. Bahkan, Sane menjadi penyuplai assist saat City tumbang dari Lyon. Tetapi Guardiola sudah mewanti-wanti Sane agar tak terbawa emosionalnya kembali ke tanah Jerman. ''Kamu harus tetap fokus. Kalau kamu bisa melakukannya maka takkan ada persoalan di laga itu. Sebaliknya kamu tahu apa yang terjadi di saat kamu tak mampu melakukannya,'' pinta Pep, seperti dilansir Sky Sports.

Guardiola yang punya catatan 80,3 persentase menang di Bundesliga selama menukangi Bayern Muenchen itu pun berharap Sane tak menghentikan kontribusinya. ''Leroy pemain yang penting bagi kami, dia penting, dan akan jadi sosok yang terpenting bagi kami,'' ucap Guardiola dalam pujiannya.

''Namun dalam penilaian saya sangat tergantung dari bagaimana dia berkembang. Bukan  dalam satu atau dua laga mampu melakukan yang terbaik. Saya ingin pemain saya selalu sukses mempertahankan grafik terbaiknya,'' imbuh pelatih dengan tiga gelar juara Bundesliga tersebut. ''Dia (Sane) pemain yang cepat. Kami akan coba pertahankan momentum ketika mengejarnya,'' harap striker Hoffenheim, Andrej Kramaric dalam situs resmi klub. (ren)

Berita Terkait


Baca Juga !.