Kamis, 13 Desember 2018 06:36 WIB

Liga Champions

Jamu Valencia, MU Bertekad Redam Tekanan Old Trafford

Redaktur: Maximus thomas woda Wangge

Romelu Lukaku dan Marouane Fellaini saat latihan. Foto: AFP

INDOPOS.CO.ID - Manchester United mengalami hasil tak menyenangkan di laga kandang terakhirnya musim lalu pada ajang Liga Champions. Pada leg kedua babak 16 besar di Old Trafford, United ditekuk Sevilla dengan skor 1-2. Kekalahan tersebut membuat Setan Merah tersisih dengan agregat 1-2 dari Sevilla.

Dini hari nanti (3/10) di Old Trafford, United akan melakoni laga kandang Liga Champions pertamanya. Pada matchday kedua Liga Champions grup H, Antonio Valencia dkk menjamu tamunya asal Spanyol, Valencia (siaran langsung RCTI pukul 02.00 WIB).

Seperti ditulis Manchester Evening News kemarin (1/10) tekanan menang di kandang kali ini sangat besar bagi pelatih United Jose Mourinho. Tiga laga tanpa kemenangan di semua ajang adalah noda bagi sosok pelatih yang punya julukan The Special One itu.   “Pada era Sir Alex (Ferguson), United tak pernah mengalami back-to-back kekalahan sejak Maret 2013 di Liga Champions,” tulis Manchester Evening News kemarin.

Dalam 18 kali laga kandang di Liga Champions, United menang 12 kali, seri lima kali, dan kalah sekali. Satu-satunya yang bisa menang di Old Trafford adalah klub Rumania, CFR Cluj, pada Desember 2012 lalu.  Pada sesi preskon kemarin Mourinho mengatakan laga Liga Champions merupakan satu yang spesial. Meski lawan yang dihadapi akan sulit namun optimisme selalu ada.

 “Ini adalah laga yang besar, semua pemain ingin bermain,” kata pelatih yang dua kali juara Liga Champions bersama FC Porto dan Inter Milan itu. Empat pemain yang absen dalam latihan di Carrington kemarin adalah Ander Herrera, Ashley Young, Jesse Lingard, dan Marcos Rojo.

Kemenangan di Liga Champions akan memperpanjang nafas Mourinho. United berada dalam jalur yang lebih apik di level Eropa ketimbang domestik. Untuk sementara tim kolektor tiga gelar Liga Champions itu memuncaki klasemen grup H. United unggul jumlah gol dibandingkan Juventus yang duduk di posisi kedua. Sedangkan di Premier League, United terpaku di posisi kesepuluh klasemen.

Mourinho memang harus menang di kandang kali ini. Apalagi prediksi-prediksi soal sampai kapan Mourinho bertahan di kursi kepalatihan tim terus ada. Nama eks arsitek Real Madrid, Zinedine Zidane menjadi paling santer dirumorkan akan menggantikan Mourinho.

Nah, seperti dilaporkan Manchester Evening News kemarin Mourinho hanya tertawa ketika disinggung soal pergantian posisinya oleh Zidane dalam waktu dekat. “Silahkan tanyakan pada jurnalis di ruang (preskon) ini siapa yang menulis cerita tersebut,” kata pelatih kelahiran Setubal, Portugal itu.

Lantas apakah Mourinho sudah bertemu Executive Vice Chairman Ed Woodward pasca kekalahan 1-3 dari West Ham Sabtu (29/9) lalu dan berbicara soal masa depannya ?   “Itu adalah satu hal yang bersifat privasi dan saya tak akan menjawab hal yang kalian tanyakan tersebut,” ucap Mourinho. “Saya tak memikirkan (pemecatan),” tambah pelatih 55 tahun tersebut.

Boleh saja Mourinho optimistis tentang masa depannya. Akan tetapi faktanya dalam lima laga kandang terakhir United di ajang Liga Champions versus tim Spanyol, United cuma dua kali menang. Tahun lalu, di babak 16 besar United kalah 1-2 oleh Sevilla di Old Trafford. Kemudian di fase grup 2013-2014, United menang 1-0 atas Real Sociedad. Kemudian 16 besar 2012-2013, United kalah 1-2 oleh Real Madrid.

Kemudian fadse grup 2008-2009 menghadapi Villarreal, United juga seri tanpa gol di Old Trafford. Terakhir di semifinal Liga Champions 2007-2008, United menang 1-0 atas Barcelona.  Gelandang United Nemanja Matic menyadari tekanan yang dihadapi oleh bosnya untuk menang. Eks pemain Chelsea itu membenarkan jika situasi sedang tak bagus untuk tim saat ini.   “Tekanan akan selalu ada sampai kapanpun dan saya hidup selalu dalam tekanan. Semua lawan kami pasti ingin menang , apalagi mengalahkan United adalah satu kepuasan,” tutur Matic kepada ESPN. (dra)


TOPIK BERITA TERKAIT: #liga-champions #manchester-united 

Berita Terkait

Shakhtar Donetsk Vs Olympique Lyon

Liga Champions

Chiellini Satu-satunya Italiano

Liga Italia

Anomali Grup C Bisa Terulang Lagi

Liga Champions

Di-Boo, Lalu Menjadi Hero

Indosport

Mou Bungkam, Pemain Resah

Indosport

MU Kepayahan di Tandang

Total Football

IKLAN