Sabtu, 15 Desember 2018 12:21 WIB

makanmakan

Bandeng Telur Asin yang Menggoda

Redaktur: Achmad Sukarno

Foto: Iwan Tri Wahyudi/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Jam makan siang akan segera dimulai. Kedatangan  pengunjung mulai nampak terlihat disalah satu  restoran yang terdapat di kawasan Jakarta Pusat. Beberapa pelayan mulai bergerak cepat mengantarakan buku menu kepada pelanggan. Suara tawa anak-anak menambah suasana senyap resto kala itu. Tamu pun mulai memesan satu persatu hidangan untuk keluarga masing. Tak terkecuali kami para tim makanmakan INDOPOS.

Didampingin oleh seorang lelaki yang merupakan Manager Operasional, Aneka Selera Nusantara (ASN), sebut saja Afdan. Ia menawarkan menu yang paling spesial. Adapun Bandeng Telur Asin yang ia sebutkan, takhayal membuat kami menjadi bingung itu menu tersebut. Kami pun mengiyakan tawaran itu.

Sembari menunggu makanan datang, lelaki yang bernama lengkap Afdan Nafi menceritakan history restoran ASN ini,  "Awalnya restoran ini lebih ke seafood, tapi seiring bertambah  waktu kami ubah menjadi Nusantara," terangnya.

Dari awal tidak begitu sulit untuk menemukan lokasi ini, restor terdapat disebrang Monas lebih lengkapnya berada di jalan Veteran 1. Ketika melihat suasana diluar nampak asri, beberapa pelanggan ada yang sedang duduk-duduk diluar sembari bercengkram dan menghisap beberapa batang putung rokok. Lokasi yang jauh dari kemacetan jalanan, membuat tempat ini sangat tenang dan nyaman.

Ketika memasuki ruangan di dalam, kita akan seperti berada dizaman dahulu kala.Didukung beberapa orname-orname lawas yang ada di dalam, dengan ukuran ruangan yang terbilang besar. Kursi hingga meja pun ditata dengan sangat rapi dan klasik. Setiap sudutnya tamu  merasakan ada kenikmatan  sembari berdiskusi dengan keluarga, adapun yang memojokkan diri bersama pasangan agar semakin intim. Apalagi terlihat salah satu pasangan yang memiliki pangkat perwira. Tentu mereka membuatkan ruang privasi tanpa gangguan orang berlalu lalang sambil menikmati makanan.

Tak sampai beberapa menit, menu  yang kami pesan pun datang. Seekor ikan besar tersaji di atas  piring berbentuk oval dengan penataan yang sedemikian rapih. Tentu kita tidak akan melihat ikan secara utuh, akan tetapi sajian ikan ini sudah  di potong-potong.

Saya pun mulai mencoba dengan tangan saya. Satu gigitan daging ikan ini ketika masuk ke dalam mulut, rasanya begitu gurih dan asin. Sangat lezat, kami pun mengira jika menu ini hanya sekedar digoreng tepung yang sudah dicampur telur asin. Ternyata tidak.

Afdan menjelaskan kepada kami, jika ikan ini mereka bersihkan, di fillet, lalu digoreng dengan tepung. Setelah itu baru dimasak bersama telur asinnya. "Jadi ikan di fillet, kemudian dipotong-potong. Lalu dibalur tepung, setelah itu digoreng hingga matang. Secara terpisah, telur asin mentah kita masak hingga berbusa, kemudian ikan yang digoreng tadi kami tumpahkan ke dalam telur asin tadi," terangnya.

Wajar saja jika ikan ini begitu sangat pas dimulut, mulai dari tingkat kematangannya, tingkat kelembutannya, dan rasanya juga sangat menggoda. Tentu saya tidak cukup jika segigit dimakan, saya pasangkanlah dengan  nasi sebagai pelengkap karbohidrat untuk tubuh  saya ini. 

Dominan ketika kita mencicipi hidangan laut di sebuah restoran, kita akan merasakan amis terlebih dahulu. Tapi tidak dengan menu bandeng telur asin ini. Setiap gigitan saya tidak merasakan ada ke amisan di daging ikannya. Afdan memberikan resep rahasianya, jika dimasakan ini ditambahkan daun kari sebagai penghilang amisnya. Oh ya, jika biasanya untuk menghilangkan amis, cukup dengan sebiji jeruk nipis, tapi ia menggantikannya dengan daun kari. "Kita coba gunakan daun kari, ternyata hasilnya tidak mengecewakan. Seperti yang Anda rasakan sekarang," terangnya.

Menu ini  akan menjadi favorite saya ketika berkunjung kesini lagi, bahkan sembari menulis saya terus membayangkan ikan telur asin khas Aneka Selera Nusantara. (zbs)


TOPIK BERITA TERKAIT: #makanmakan 

Berita Terkait

First Crack Coffee Academy Cetak Ahli Kopi

makanmakan

IKLAN