Kamis, 18 Oktober 2018 12:26 WIB
pmk

makanmakan

Kikil Madura Bikin Rasa Gurih dan Asin Menyatu di Lidah

Redaktur: Achmad Sukarno

INDOPOS.CO.ID - Deretan mobil terparkir rapi di bibir Jalan Vetaran 1, Jakarta Pusat. Pas jam makan siang, jangan kaget kalau Anda harus antri saat melintas kawasan ini. Maklum, banyak mobil yang juga antri mencari parkir, agar si yang punya mobil bisa menikmati semangkuk makanan berkuah di tempat itu.

Nama restoran ini Aneka Selera Nusantara (ASN). Lokasinya di sisi kiri tikungan jalan veteran 1 dari arah monas, menuju ke arah halte busway.

Tampilan kedai yang berdiri sejak dua tahun lalu ini sederhana saja. Hanya ada sebuah spanduk ala kadarnya sebagai penanda yang menempel di bagian depan genteng warung. Padahal, kalau sudah sekali makan di sini, pasti ketagihan. Lihat saja, di jam makan siang, kedai yang berisi beberapa meja dengan kapasitas puluhan orang.

Tempat makan ini menawarkan menu sup kokot (kikil). Rasanya? Tak perlu diragukan lagi. Sop iganya empuk dan gurih, ujar seorang karyawan berseragam bank swasta yang mengaku rutin makan di kedai ini bersama teman-teman kantornya.

Salah satu menu andalan kedai ini adalah sup kikil racikan Dartono yang terbilang gurih. Cukup banyak pesohor dan pejabat yang memilihnya saat bersantap di restoran ini. "Restoran ini dekat dengan beberapa perkantoran, kebanyakan dari mereka pasti akan memiliki makan disini," ucap Afdan Nafi, Operasional Manager ASN.

Meskipun dalam kondisi ramai pembeli, Anda tak perlu khawatir menunggu lama pesanan datang. Hermil Sonda, penanggung jawab kedai ini menceritakan, mereka bisa menyajikan menu dengan cepat karena semua sudah diolah. Tinggal ciduk dari panci, masukkan ke mangkok, dan sajikan.

Dari penampakannya, sup kikil ini lebih menarik, isinya lebih penuh. Apalagi ada  tulang iga sebagai pelengkap sajiannya.

Tulang berukuran besar memenuhi mangkok berbalur tulang rawan sendi sapi berwarna putih keruh yang berenang dalam kuah panas bertabur daun bawang. Sangat menggoda.

Ketika kuah disendok dan diseruput, sensasi gurih dan asin menyatu di lidah. Segar! Dan, ketika tulang rawan diangkat dan disorongkan ke mulut, langsung copot. Begitu empuk, lembut dan gurih ketika dilumat dalam mulut.

Meski ini bagian yang cukup berlemak, namun ternyata tidak menyisakan lemak di langit-langit mulut. Rasanya, tak perlu waktu lama untuk menikmati seruputan demi seruputan, hingga tandas.

Kalau mau ada sensasi pedasnya, Anda bisa menambahkan sambal. Dengan sambal, sensasi yang dirasa selain gurih ada pedas dan asam.Bahkan dikuahnya Anda akan menemukan kacang hijau. Afdan memaparkan jika makanan ini merupakan khas Madura, "Ciri khas Madura sup itu pasti ada kacang hijaunya," paparnya. (zbs)


TOPIK BERITA TERKAIT: # 

Berita Terkait

IKLAN