Senin, 10 Desember 2018 10:42 WIB

Jakarta Raya

Marak Prostitusi Berkedok Panti Pijat

Redaktur: Darul Fatah

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera mengambil tindakan tentang praktik prostitusi berkedok panti pijak di wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan tersebut, Jumat (5/10/2018). Petugas Satpol PP Jakarta Selatan menyegel tempat diduga panti pijat plus yaitu Gives, NYX dan O2.

"Mereka itu bukan lagi menjual kemampuan pijatnya, tapi sudah prostitusi. Pemprov DKI harus ambil tindakan tegas mengenai itu," keluh salah satu warga Jakarta Selatan, Doni,  40.

Terkait hal tersebut, Camat Kebayoran Lama Sayid Ali menuturkan, segera berkoordinasi dengan Pemkot Jakarta Selatan untuk kemudian diteruskan ke Pemprov DKI. Sebab, tidak ada kewenangan dari pihak kecamatan terkait izin panti pijat dimaksud. 

"Panti pijat memiliki izin dan mereka langsung mengurusnya ke PTSP dan mendapat rekomendasi dari Dinas Pariwisata. Jadi, kelurahan dan kecamatan hanya ketempatan saja," ungkap Sayid.

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali belum dapat memberikan tanggapan terkait penyegelan tiga tempat panti pijat yang disegel Gives, NYX dan O2. (ibl) 


TOPIK BERITA TERKAIT: #prostitusi #penertiban #pemprov-dki #pelanggaran-izin #ketertiban-umum 

Berita Terkait

Terbitkan KLJ, KJP Plus, dan KP

Jakarta Raya

Jakarta Siap Menjadi Pusat Kebudayaan Asia

Jakarta Raya

Rumah Aman Tangani Perempuan dan Anak Korban Kekerasan

Jakarta Raya

Peraga Kampanye Melangar Bakal Ditertibkan

Politik

PWI dan Pemrov DKI Apresiasi Karya Jurnalistik

Jakarta Raya

Pemprov Diminta Perbaiki Layanan Kesehatan

Jakarta Raya

IKLAN