Indotainment

Aktor Kawakan Rudy ‘Belanda’ Wowor Tutup Usia

Redaktur: eko satiya hushada
Aktor Kawakan Rudy ‘Belanda’ Wowor Tutup Usia - Indotainment

RUDI WOWOR. DOK PRIBADI

INDOPOS.CO.ID - PEMIRSA layar lebar dan televisi bakal tak menyaksikan lagi aksi aktor yang gaya bicaranya beraksen Belanda, Rudy Wowor. Ia meninggal pada usia 74 tahun di RS Meilia Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (5/10/2018) pukul 07.30 WIB.

ZULHAIDAH BAHAR, JAKARTA

Aktor yang akrab dengan perannya sebagai tokoh Belanda dalam film tanah air itu, pertama kali dikabarkan meninggal dunia oleh putrinya, Siti Madinah melalui akun sosial medianya.

“Innalillahi wa ina ilaihi rojiun. Telah berpulang ayah kami, Papi. Rest in peace pap Rudy Wowor,” tulisnya.

Pria kelahiran Belanda, 13 Desember 1943 itu, berpulang ke pangkuan Yang Maha Kuasa akibat kanker prostat yang dideritanya sejak 2010. Kanker yang dideritanya juga menyebabkan ruang gerak Rudy terbatas. Bahkan untuk berjalan saja harus dibantu dengan alat.

Dua tahun lalu, Rudy pernah dilarikan ke Rumah Sakit Polri, Kramat jati, Jakarta Timur. Ketika itu, Rudy dikabarkan sakit komplikasi. Setelah keluar dari rumah sakit, kondisi Rudy masih tak terlalu stabil. Bahkan setahun terakhir, Rudy Wowor mulai kesulitan berjalan. Puncaknya, enam bulan terakhir, ia mengalami kelumpuhan.

"Kondisi papa enggak bisa jalan. Kurang lebih satu tahun. Tapi benar-benar enggak bisa jalan enam bulan belakangan-lah," ucap Anak Rudy, Michael Wowor kepada wartawan di rumah duka di Pesona Khayangan, Depok, Jumat (5/10/2018).

Pada tahun 2017,  dunia hiburan dikejutkan dengan beredarnya foto Rudy terbaring dengan mulut terbuka. Tubuh Rudy tampak sangat kurus.

“Pap, I know u can do it pap! And u promise for getting better and healty! Papa jangan khawatir karena kita akan selalu ada untuk papa. We love you Dad!,” tulis akun Michael Wowor, anaknya.

Michael mengungkapkan, sang ayah tinggal terpisah dan tak mau memberitahukan penyakitnya pada keluarga. “Saya tau papa sakit dari teman papa. Agak sedikit kaget, ternyata papa sudah enggak bisa jalan hampir seminggu. Ketika dibawa kerumah sakit kaki kirinya bengkak dan dia mengeluh kesakitan. Trombosit papa turun, muka pucat. Kata dokter penangan papa telat,” cerita Michael.

Menurut dokter, ada gangguan di pembuluh darah kakinya. “Papa keras kepala dan gengsinya gede. Kalau enggak drop banget, enggak akan bilang kalau sakit. Selama dua minggu dia tahan sendiri sakitnya,” ujar michael.

Diutarakan Michael, sehari sebelum meninggal dunia, kesehatan ayahnya memang menurun drastis. Rudy pun dilarikan ke rumah sakit untuk ditangani.

"Masuk RS sudah dari kemarin. Gara-gara papa sempat muntah-muntah tapi muntahnya udah ada flek-flek darah gitu sih. Baru tadi Papa dikabarin masuk ICU, sudah enggak sadar," tutur Mihael.

Aktor dengan nama lengkap Rudolf Canesius Soemolang Wowor merupakan turunan Belanda-Manado. Ia mengawali karier di dunia hiburan sejak 1970-an. Almarhum membintangi sejumlah film, seperti Impian Perawan (1976), Aladin (1980), Tjoet Nja' Dhien (1986) dan Soerabaia '45 (1990).

Wajahnya juga sering wara-wiri di layar kaca usai membintangi sederet sinetron Pelangi di Hatiku, Tirai Kasih yang Terkoyak, Benang-Benang Emas, Mutiara Cinta dan Jalan Kehidupan.

Pemakaman almarhum yang semulanya akan dikebumikan Jumat sore, dikabarkan harus ditunda. Penundaan tersebut dilakukan atas permintaan putri pertama almarhum yang berasal dari Irlandia, Stefani Wowor.

Hal ini disampaikan langsung oleh Michael Wowor, anak kedua Rudy. "Dimakamkan besok (Sabtu) karena kakak saya, anak pertamanya Papah yang dari Irlandia, mau datang. Sudah 15 tahun nggak ketemu papa," kata Michael. (*)

Berita Terkait

Indotainment / Maia Estianty Unggah Keluarga Baru

Indotainment / Gelar Konser, Afgan Gandeng Group Vokal Legendaris Malaysia

Indotainment / Ruben Onsu akan Punya Anak Kedua

Indotainment / Afgan Syahreza Gelar Konser 'Dekade' di Kuala Lumpur


Baca Juga !.