Senin, 17 Desember 2018 03:19 WIB

Indotainment

Ngobrol dengan Cast Dear Nathan Hello Salma Kompak Ogah Dijodohin

Redaktur: Achmad Sukarno

KOMPAK - Jefri Nichol dan Amanda Rawles saat launching poster, trailer dan soundtrack Dear. IMAM HUSEIN/JAWA POS

INDOPOS.CO.ID – Siapa yang gemas dengan kisah cinta Nathan dan Salma? Sekuel filmnya, Dear Nathan Hello Salma, tayang 25 Oktober mendatang. Di film itu, Salma (Amanda Rawles) sudah satu tahun berpacaran dengan Nathan (Jefri Nichol). Sayang, ayah Salma tidak setuju dan menjodohkan Salma dengan cowok lain.

Di sisi lain, Nathan lagi-lagi bermasalah karena berantem dengan seorang siswa. Akhirnya dia pindah sekolah dan Salma memutuskan hubungan. Di sekolah baru, Nathan bertemu Rebecca (Susan Sameh) yang menyimpan masalah keluarga.

Di film pertama, Nathan yang semula tidak punya pegangan jadi menemukan arah karena Salma. Nah, di film kedua ini, Nathan seperti melihat dirinya dalam sosok Rebecca. Kalau Jefri Nichol (J), Amanda Rawles (A), dan Susan Sameh (S) berada dalam situasi seperti yang dialami Nathan, Salma, dan Susan, apa yang mereka lakukan?

Kalau punya pacar yang hobi berantem, putusin atau pertahanin?

A: Kalau aku, pertahanin sih. Tergantung alasannya. Kalau dia berantem untuk hal yang benar, itu manly.

S: Aku juga nggak akan ninggalin. Lebih baik menunggu perubahan dia jadi lebih baik daripada mencari orang yang sempurna.

Nathan di film ini hobi berantem fisik. Kalau Nichol, pernah berantem juga nggak?

N: Pernah. Tapi, jangan ditiru ya. Ada teman yang suka gangguin. Aku lagi makan, diganggu. Satu kali masih oke. Dua kali, lihat aja. Tiga kali, langsung banting. Hahaha..

Kalau ortu nggak suka sama pacar, apa yang kamu lakukan?

A: Kalau pacar layak diperjuangkan, aku akan perjuangkan. Berusaha nunjukin ke ortu kalau pilihanku nggak salah. Tapi, kalau ortu nggak setuju dengan alasan yang benar, aku harus ubah perspektif.

N: Ortu selalu setuju karena pilihanku nggak pernah salah. Hahaha.. Tapi, kalau situasinya nggak setuju, kita bahas nggak setujunya kenapa.

S: Sama sih, aku bakal obrolin apa aja yang ortu nggak suka. Coba cari titik temu.

Kalau dijodohin, mau nggak?

N: Enggak sih, nggak mau. Itu pelanggaran HAM.

A: Kalau dikenalin aja, it’s ok. Tapi, keputusan tetap terserah aku. Win-win solution.

S: Aku nggak mau. Walaupun di Mesir masih berlaku kayak gitu. Aku juga waktu kecil dijodohin sama si A atau si B. Tapi, aku bilang ke papi, aku enggak mau. Di sini nggak berlaku. Untung, sejauh ini ortu bisa menerima keputusanku.  (nor/c18/jan/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #artis-dalam-negeri 

Berita Terkait

Ruben Onsu akan Punya Anak Kedua

Indotainment

Afgan Syahreza Gelar Konser 'Dekade' di Kuala Lumpur

Indotainment

IKLAN