Rabu, 17 Oktober 2018 09:32 WIB
pmk

Headline

Terbesar di Indonesia

Redaktur: eko satiya hushada

Gempa Palu. Dok.Indopos

INDOPOS.CO.ID - LIKUIFAKSI di Sulawesi Tengah merupakan yang terbesar di Indonesia. likuifaksi ini dipicu karena adanya gempa. Adrin Tohari, dari Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI mengatakan, Likuifaksi di Sulteng, terbesar ada di Petobo. Sedangkan di Jono Oge dan Balaroa, agak lebih kecil.

"Di Sulteng tiga wilayah itu yang ada likuifasi. Terbesar di Petobo, hampir 200 hektar," kata Adrin Tohari kepada INDOPOS, Rabu (10/10).

Ia mengakui, baru saja meninjau lokasi Likuifasi di Sulawesi Tengah. Likuifaksi kata dia, dipicu karena ada gempa. Kemudian guncangan pun terjadi.

"Wilayah yang terkena likuifaksi, ada lapisan tanah pasir. Ada air, bercampur lapisan pasir, gembur sehingga tidak punya kekuatan saat gempa. Menyeret tanah di atasnya. Lapisan pasir di sana miring, jadi seolah-olah bergerak," ujar Adrin.

Ia menambahkan, derajat kerusakannya luar biasa. Tanah bergerak hingga satu kilometer. "Berdasarkan bincang-bincang dengan warga dan pengamatan di lokasi, tanah pindah sejauh itu (1 KM)," jelas Adrin.

Menurutnya, likuifasi berbeda dengan longsor. Itu bukan karena gempa. Juga lerengnya harus terjal, kalau longsor. "Beda juga dengan semburan lumpur di Sidoarjo. Itukan dari kedalaman sekitar 6 ribu meter. Kalau likuifasi, lapisan pasirnya hanya sedalam 15 meter," bebernya.

Lebih lanjut Adrin mengatakan, di Indonesia, fenomena likuifaksi pernah terjadi. Misalnya di Banda Aceh, Padang, Bengkulu, Bantul dan Lombok Utara.

"Namun kerusakannya hanya lokal. Seperti hanya memotong jalan. Beda dengan di Petobo. Luasnya bahkan sampai 200 hektar," ujar Adrin.

Ia menambahkan, terkait musibah itu, pihaknya mengusulkan daerah yang sudah terkena, jangan dijadikan hunian. "Jadikan lahan budidaya, bukan pemukiman. Sebab kmungkinan akan berulang bisa saja terjadi. Material masih terendap," pungkasnya. (dai)


TOPIK BERITA TERKAIT: #likuifaksi #gempa-palu #lipi 

Berita Terkait

IKLAN