Kamis, 18 Oktober 2018 12:22 WIB
pmk

Indobisnis

Investor Jepang Kepincut Proyek Serpong Garden Apartment

Redaktur: Dani Tri Wahyudi

BERKEMBANG- Manajemen PT Hutama Propetindo bersama jajaran Creed Group Jepang. FOTO: DERI AHIRIANTO/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Bisnis properti di Indonesia masih sangat menjanjikan buat investor asing. Bahkan di tengah pelemahan rupiah, tidak membuat investor ragu melakukan investasi. Hal itu seperti yang dilakukan Creed Group perusahaan properti asal Jepang,yang melakukan investasi di PT Hutama Anugrah Propetindo (HAP) untuk menggarap Serpong Garden Apartement.

"Keberhasilan Serpong Garden Apartment pada penjualan tower B dan C, membuat Creed Group Jepang tertarik berinvestasi. Dengan masuknya investor baru dari jepang, kami yakin proyek ini akan lebih baik lagi," ujar Direktur utama PT Hutama Anugrah Propertindo, Ferdy Sutrisno di Jakarta, Kamis (11/10/2018).

Ia menambahkan Creed Group sangat  berpengalaman dalam mengimplementasikan Transit Oriented Development (TOD). Bahkan masuknya investor Jepang akan ditingkatkan menjadi Transport Oriented Living (TOL). Yakni suatu evolusi dari seluruh desain yang mengacu pada peningkatan kualitas hidup yang saling terintegrasi. Sehingga diharapkan menciptakan harmoni yang lebih baik. Ferdy menambahkan, Serpong Gading Apartment akan dibuat 5 tower. Dengan nilai investasi Rp 1,5 sampai 1,6  triliun.  Sejak Januari 2017 dua tower sudah laku terjual.  Yang harganya mulai Rp 300 jutaan.

"Untuk tower ke tiga rencananya akan kami luncurkan pada 2019. Kurang lebih 1500 unit. Pembangunan saat ini sudah dilakukan," beber Ferdy. Ia menambahkan, ada 25 fasilitas internal di apartemen yang berada di lahan seluas 2,7 hektar tersebut. Dan akan ada lagi penambahan fasilitas lainnya. Selain itu, apartemen juga dekat dengan  mal, kereta api, pasar dan sebagainya.

"Kelebihan apartemen ini dihubungkan dengan jembatan ke Stasiun Cisauk. Terhubung ke moda transportasi, bus transjakarta, dan bus antar kota. Dari stasiun intermoda cisauk, ke stasiun sudirman, hanya 40 menit. Tarif kereta hanya Rp 4.000. Dari tol Balaraja sampai Serang juga dekat," ujar Ferdy. 

Sementara itu, Komisaris PT HAP Pingki Elka Pangestu mengatakan di Jepang sudah biasa konsep TOD. Di sana pemukiman dekat tod harganya lebih mahal. "Kita kemudian berkolaborasi, di Jepang tidak hanya transit, transportasinya juga penting. Juga gaya hidup. Kita mengembangkankan, antara stasiun ada sinergi yang saling menguntungkan. Dengan bantuan konsultannya. Kaum milinea akan mencari lokasi pemukiman yang terkoneksi. Mereka terbiasa bekerja virtual tanpa hambatan. Pembeli sekarang bukan hanya investasi. Tapi juga gaya hidup," jelasnya.

Sementara itu, Head of Representative in Indonesia Creed Group Tatsuya Ichinomiya mengatakan masuknya Creed Group Japan dalam manajemen PT Hutama Anugrah Propetindo, tidak hanya akan memperluas segmentasi investasi properti Jepang di Indonesia.

"Namun secara fisik bangunan juga akan terlihat pada implementasi berbagai standar produk bangunan internasional dan penyesuaian guna meningkatkan quality of life," pungkasnya. (dai)


TOPIK BERITA TERKAIT: #serpong-garden-apartment #pt-hutama-anugrah-propertindo #apartemen #investasi 

Berita Terkait

Cegah Prostitusi, Penghuni Apartemen Didata Ulang

Megapolitan

Perusahaan Swiss Tanam Modal Ratusan Juta Dollar

Ekonomi

Gunakan Apartemen, Polisi Bongkar Prostitusi Online

Megapolitan

BKPM Optimistis Investasi Rp 765 Triliun

Indobisnis

Momentum Investasi Mulai Naik

Ekonomi

IKLAN