Jumat, 19 Oktober 2018 03:35 WIB
pmk

Liga Indonesia

Away ke Madura, Persija Abaikan Memori Buruk

Redaktur: Riznal Faisal

Stefano Cugurra Teco. CHARLIE/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID – Persija akan melakoni away berat ke Madura, Minggu (14/10) mendatang. Catatan tak pernah menang selama dua musim terakhir, menjadi momok bagi Marko Simic dan kawan-kawan saat berhadapan dengan Madura United di pekan ke-25 Liga 2018.

Terakhir, Persija dipaksa mengakui kekalahan dengan skor telak, 0-2 ketika bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 12 Mei 2018 silam.

Namun, memori buruk itu tak menciutkan nyali skuad Macan Kemayoran. Pelatih Persija Stefano Cugurra Teco tetap percaya diri. “Kami sudah banyak menang di pertandingan away jadi peluang kita tetap ada untuk mengalahkan Madura,” ujarnya.

Kemenangan 2-1 atas Perseru menjadi modal berharga bagi skuad ibu kota melawat ke kandang Laskar Sape Kerrap.

Tapi, Madura United juga sedang dalam tren positif. Kemenangan 2-1 atas Persib Bandung  di Stadion Batakan, Balikpapan, kemarin, tak bisa diabaikan. Bahkan, Teco memuji penampilan klub asal Madura itu saat menundukkan Maung Bandung di laga home-nya.

“Mereka (Madura) memakai pola yang sama dengan Persija. Saat ini, banyak sekali tim-tim Liga 1 yang memakai pola itu,” kata pelatih asal Brasil tersebut.

Meski Madura memakai pola yang sama dengan Persija, Teco menyebut tidak ada keuntungan bagi timnya. “Justru kami harus bekerja keras lagi karena kualitas lini tengah Madura juga bagus,” bebernya.

Terkait absennya beberapa pilar Persija, seperti Ismed Sofyan, Renan da Silva dan lain-lain, Teco menyebut, sudah menyiapkan pengganti yang tepat untuk mengisi pos yang ditinggalkan para pemainnya. “Kami sudah melakukannya ketika kami bertemu Serui dan banyak progress dari pemain yang kami pasang tinggal memoles lagi,” terangnya.

Teco juga memuji pelatih Madura United, Gomes de Oliviera, yang dinilainya pelatih bagus. “Dia pernah di Persebaya ketika saya keluar. Kita tetap kontak ketika saya melatih di Thailand. Dia adalah salah satu pelatih bagus di Liga,” ujarnya.

Melawan Madura United, Teco melihat ada satu pemain yang patut diwaspadai. Dia adalah Greg Nwokolo.

“Saya pilih dia karena Greg pemain yang cerdas dan punya skill bagus. Akan sangat berbahaya jika dia dibiarkan di kotak penalti. Nanti kami akan memikirkan bagaimana mengantisipasinya. Yang penting lagi kita harus kerja keras dan tidak gampang hilang bola. Ketika kehilangan bola kita harus cepat mengatur pertahanan,” tegasnya.

Bek sayap Persija Anan Mirgaf Lestaluhu juga mengakui Madura United adalah lawan yang sangat berat. Lini depan mereka yang memiliki ketajaman dan kecepatan. “Trisula mereka Greg Nwokolo, Mamadou Samassa, maupun Bayu Gatra punya ketajaman serta kecepatan. Maka dari itu Anan lebih konsentrasi dan fokus ke pertandingan,” ujarnya. (*/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #persija-jakarta #madura-united 

Berita Terkait

Bek Persija Tunggu Kabar Naik Meja Operasi

Liga Indonesia

Kemenangan di Madura, Modal Persija ke Tangga Juara

Liga Indonesia

IKLAN