Jumat, 19 Oktober 2018 03:47 WIB
pmk

Nasional

BNPB Perpanjang Pencarian Korban Bencana Sulteng Satu Hari

Redaktur: Redjo Prahananda

Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, memberikan keterangannya soal penanganan korban gempa dan tsunami Sulawesi Tengah di kantor BNPB, Jakarta.

INDOPOS.CO.ID - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperpanjang waktu proses pencarian korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, hingga Jumat (12/10/2018) sore.

Keputusan itu diambil berdasarkan rapat koordinasi bersama pemerintah daerah Sulawesi Tengah, Kamis (11/10/2018). Senin (8/10/2018) , lalu, BNPB menyepakati pencarian korban berakhir hari ini.

Hingga saat ini Basarnas, TNI, Polri, dan sejumlah relawan masih  melakukan proses pencarian korban. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, menjelaskan BNPB sepakat menambah waktu pencarian korban karena permintaan dari warga. Sehingga proses evakuasi korban masih dilakukan.

"Kami majukan secara resmi, mulai tanggal 12 Oktober. Besok sore terutama akan diupdat. Sampai besok sore evakuasi secara resmi kami hentikan," ujar Sutopo, di kantor BNPB, Jakarta, Kamis (11/10/2018).

Pertimbangan tambahan waktu, untuk pencarian korban ini juga berdasarkan masalah di lapangan. Seperti perbaikan sarana dan prasarana, dan penanganan medis. Maka masa tanggap darurat diperpanjang, mulai 13 hingga 26 Oktober 2018.

"Perbaikan sarana dan prasarana, pembangunan hunian sementara, penanganan medis, perlindungan sosial. Maka diperlukan kemudahan akses agar penanganan bisa lebih cepat," ungkap Sutopo.

BNPB menghimbau kepada warga terdampak bencana agar tidak melakukan pencarian korban karena kondisi jenazah sudah tidak utuh dan bisa menimbulkan penyakit. "Jenazah itu sudah sulit diidentifikasi, bisa terkena penyakit kolera dan penyakit lain,” jelas dia. (dan)


TOPIK BERITA TERKAIT: #gempa-dan-tsunami-di-sulawesi-tengah #bnpb 

Berita Terkait

IKLAN