Jakarta Raya

Perpanjangan Ganjil-Genap, Pengamat: Pemprov Segera Terapkan ERP

Redaktur: Heryanto
Perpanjangan Ganjil-Genap, Pengamat: Pemprov Segera Terapkan ERP - Jakarta Raya

Ilustrasi Ganjil genap. Dok.Indopos

INDOPOS.CO.ID - Pengamat menilai perpanjangan sistem ganjil genap hanya peralihan untuk penerapan sistem electronic road pricing (ERP). Karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harus segera memberlakukan sistem berbayar bagi kendaraan pribadi yang masuk ke wilayah DKI.

Pernyataan tersebut diungkapkan analis kebijakan transportasi dari Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA) Azas Tigor Nainggolan dihubungi INDOPOS di Jakarta, Minggu (14/11/2018).

Kebijakan pembatasan kendaraan di Jakarta, menurut Tigor harus segera dipermanenkan. Dengan pengendalian menggunakan sistem Jalan Berbayar Electronik atau Electronic Road Pricing (ERP). Apalagi sistem tersebut sudah dikenal oleh warga Jakarta dan sudah memiliki regulasi penerapannya. "Warga Jakarta sudah mulai beralih dari mobil pribadi ke angkutan umum massal secara suka rela," katanya.

Selanjutnya, ia mengingatkan Pemprov DKI Jakarta agar melakukan pembangunan ERP bersama perusahaan yang profesional dan memiliki bukti pengalaman mengelola sistem ERP di negara lain. "Kita bisa melihat contoh misal di Singapura, sistem ERP bisa mengurangi kemacetan dan penggunaan kendaraan pribadi," katanya. (nas)

 

Baca Juga


Berita Terkait

Daerah / Dukung Ganjil-Genap Mudik Lebaran

Headline / Ganjil Genap Tak Jadi Diterapkan saat Mudik

Megapolitan / Boleh Dihapus, Asal Transportasi Lengkap

Nasional / Kontroversi Motor Masuk Jalan Tol

Jakarta Raya / Gage Bisa Diperluas


Baca Juga !.