Selasa, 13 November 2018 10:26 WIB
pmk

Nasional

Persekusi Ulama Lagi, Ustad Arifin Ilham Siap Pimpin Jihad Jika Ulama Ada Terbunuh

Redaktur: Heryanto

ustad arifin ilham. foto: dokpri

INDOPOS.CO.ID -Aksi persekusi terhadap ulama terjadi lagi. Aparat seakan membiarkan aksi massa bayaran di dalam Bandara. Menyikapi hal ini, dai Kondang Arifin Ilham menyatakan ketegasannya untuk siap memimpin jihad jika kejadian itu terulang bahkan sampai ada ulama yang terbunuh.

"Demi Allah ghiroh imanku semakin menyala. Satu ulamaku dibunuh aku pimpin Jihad," ancam Ustad Arifin Ilham dalam pernyataan sikapnya yang tersebar di media sosial, Selasa (16/10/2018).

Apa yang diutarakan itu, ucap Ustad Arifin, untuk menyikapi adanya aksi persekusi yang dilakukan sekelompok preman bayaran di Bandara Sam Ratulangi terhadap Habib Bahar bin Smith dan Habib Hanif bin Alatas (mantu Habib Rizieq Shihab) saat akan menghadiri acara tablig akbar di Manado, Senin (15/10/2018).

"Wajib kusampaikan. Ini karena berulang dan berulang persekusi lagi. Wajib kusampaikan karena cintaku pada ulamaku. Dan wajib kusampaikan karena cinta dan rinduku pada NKRI yang adil makmur dan rakyat sejahtera," tegasnya.

Ia pun mengungkit kembali sejumlah peristiwa beberapa ulama yang mengalami pengusiran di dalam bandara oleh sekelompok massa bersenjata tajam. "Astagfirullah. Tahun lalu segelintir preman mengadang ayahanda Tengku Dzulkarnain masuk dengan leluasa bahkan ke lapangaan pendaratan pesawat bandara Kalteng dengan mandau terhunus," kecamnya.

Begitu pula segelintir preman yang menghadang ustadz Abdul Somad dengan keris terhunus di bandara Bali. "Sekarang terulang lagi. Segelintir preman leluasa dengan parang menari-nari mengadang Habib Bahar dan habib Hanip di bandara Manado. Ini tak boleh dibiarkan," tegasnya. (dil)


TOPIK BERITA TERKAIT: #arifin-ilham #persekusi-ulama #bandara-manado 

Berita Terkait

IKLAN